AR NEWS

Senin, 15 Juni 2026

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Pendapatan, Direktur Operasional Jasa Raharja Berikan Pembinaan di Lampung dan Tinjau Samsat Rajabasa



Bandar Lampung - Analisa Rakyat News - 

Upaya meningkatkan kualitas pelayanan Samsat dan memperkuat sinergi antarinstansi terus dilakukan di berbagai daerah. Salah satunya melalui kunjungan Direktur Operasional PT Jasa Raharja Ariyandi bersama Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni ke Kantor Bersama Samsat Rajabasa, Bandar Lampung, Jumat (12/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung proses pelayanan kepada
masyarakat sekaligus memastikan kolaborasi antaranggota Tim Pembina Samsat
berjalan optimal. 

Dalam kesempatan itu, rombongan melihat berbagai layanan yang tersedia, mulai dari administrasi kendaraan bermotor hingga layanan yang melibatkan unsur Kepolisian, Badan Pendapatan Daerah, dan Jasa Raharja.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan berlangsung sesuai standar
yang telah ditetapkan serta mengidentifikasi peluang pengembangan layanan yang
dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ariyandi dan Agus Fatoni juga memberikan arahan
kepada Tim Pembina Samsat Provinsi Lampung. Keduanya menekankan pentingnya
memperkuat sinergi dan koordinasi antarlembaga guna mendukung peningkatan
kualitas pelayanan publik serta optimalisasi tata kelola penyelenggaraan Samsat.

Penguatan kolaborasi Tim Pembina Samsat dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban kendaraan bermotor, termasuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Dengan pelayanan yang semakin terintegrasi, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan yang lebih mudah dan efisien, sekaligus mendukung peningkatan penerimaan daerah dan perlindungan dasar bagi pengguna jalan.

Selain agenda di Samsat Rajabasa, Ariyandi juga melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Lampung. Dalam pertemuan bersama jajaran kantor wilayah, ia memberikan pembinaan terkait peningkatan kualitas pelayanan, penguatan profesionalisme petugas, serta optimalisasi kinerja operasional
perusahaan.

Dalam arahannya, Ariyandi menegaskan pentingnya transformasi pelayanan yang
berkelanjutan agar Jasa Raharja mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang
terus berkembang. 

Menurutnya, kualitas pelayanan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Jasa Raharja sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Sekretaris Perusahaan Jasa Raharja Dodi Apriansyah dan Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan publik melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, sekaligus meningkatkan kapasitas internal guna memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

(Red/fzl)

Rudi Rochman Resmi Deklarasi Maju Pilkades Karangasih, Paparkan Program Prioritas


Cikarang - Analisa Rakyat News - 

Suasana penuh antusiasme mewarnai deklarasi Rudi Rochman sebagai bakal calon Kepala Desa Karangasih. Kegiatan tersebut digelar di Posko Pemenangan Rudi Rochman Center, Kampung Baru, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (14/6/2026).

Dalam deklarasi tersebut, Rudi Rochman memaparkan sejumlah program prioritas yang akan diusungnya jika terpilih memimpin Desa Karangasih pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) mendatang.

Rudi menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas besarnya dukungan dari masyarakat. Ia mengaku terdorong maju karena ingin berkontribusi lebih besar bagi kemajuan desa tempatnya mengabdi selama ini.

“Alhamdulillah, terima kasih atas dukungannya. Sampai saat ini saya masih aktif sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karangasih. Berbekal pengalaman ini, kami memiliki semangat dan niat tulus untuk mengabdi,” ucap Rudi.

Ia menambahkan, posisinya sebagai anggota BPD membuatnya paham betul mengenai kelebihan dan kekurangan yang ada di desa.

“Saya bertekad memperbaiki berbagai kekurangan tersebut agar kondisi Desa Karangasih bisa menjadi jauh lebih baik,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Rudi menargetkan penanganan masalah sampah dan pembenahan drainase sebagai fokus utama dalam 100 hari pertama masa kerjanya. Sistem pengelolaan sampah baru akan disiapkan agar saluran air yang selama ini tersumbat bisa kembali berfungsi normal. Selain itu, ia juga akan menata keberadaan pipa PDAM yang dinilai mengganggu jalur drainase warga.

“Insyaallah, kami segera berkoordinasi dengan pihak PDAM agar persoalan pipa yang menghambat drainase ini dapat cepat teratasi,” ungkapnya.

Bukan hanya fokus pada infrastruktur fisik, Rudi ternyata sudah memulai aksi nyata lewat program advokasi hukum gratis bagi warga Desa Karangasih yang membutuhkan pendampingan hukum. Sektor kepemudaan juga tidak luput dari perhatiannya.

Rudi berkomitmen menguatkan organisasi kepemudaan di tingkat lingkungan untuk mewadahi potensi generasi muda.

“Anak-anak muda harus memiliki ruang untuk berefleksi, berinovasi, dan mengembangkan potensi diri. Hal ini akan kami wujudkan lewat berbagai kegiatan dan program pemberdayaan pemuda,” ujarnya.

Menutup penyampaiannya, Rudi mengajak seluruh warga Desa Karangasih untuk menggunakan hak pilih mereka secara bijak dan cerdas pada Pilkades nanti.

“Momen demokrasi ini hanya berlangsung satu hari, tetapi dampaknya akan dirasakan untuk jangka panjang. Gunakan hati nurani untuk memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata bagi Desa Karangasih,” imbaunya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Pemenangan Rudi Rochman, Devied menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang fokus melakukan pengkaderan dan perapian struktur tim pemenangan.

“Pendaftaran masih cukup panjang, jadi kami memaksimalkan waktu untuk membentuk tim yang solid, mulai dari koordinator desa, koordinator wilayah, hingga koordinator di tingkat RT. Alhamdulillah, antusiasme warga Karangasih yang ingin bergabung sangat besar,” pungkas Devied

(Red/Ersya)

Jumat, 12 Juni 2026

Sat Pam Obvit Polres Metro Bekasi Tanam Bibit Sayuran Dukung Ketahanan Pangan

Kabupaten Bekasi - Analisa Rakyat News -

Satuan Pam Obvit Polres Metro Bekasi melaksanakan kegiatan penanaman bibit sayuran dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di lingkungan Kantor Pam Obvit Polres Metro Bekasi, Kawasan Deltamas, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri dalam mendukung pemanfaatan lahan produktif, sekaligus mendorong kemandirian pangan di lingkungan kerja. Penanaman bibit sayuran tersebut dilakukan sebagai langkah sederhana namun bermanfaat untuk menciptakan lingkungan yang hijau, sehat, dan produktif.

Melalui kegiatan ini, Sat Pam Obvit Polres Metro Bekasi berharap budaya menanam dapat terus dikembangkan, baik di lingkungan kepolisian maupun masyarakat. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen Polres Metro Bekasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan contoh positif kepada masyarakat.

Kegiatan penanaman bibit sayuran berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

(Red/AR)

Pers Bersatu Bekasi Raya Maju, HPN Tingkat Bekasi Raya 2026 Dibuka Meriah


Kota Bekasi - Analisa Rakyat News - 

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia resmi dibuka secara meriah di Gedung Creative Center (GCC), Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (11/6/2026). 

Kegiatan yang mengusung tema "Pers Bersatu, Bekasi Raya Maju" tersebut dihadiri ratusan wartawan dari berbagai media, organisasi profesi, komunitas, dan paguyuban wartawan se-Bekasi Raya.

Acara pembukaan dilakukan oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi, Jaya Eko Setiawan, S.H., M.H., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya HPN Bekasi Raya 2026 yang mampu mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, yang juga memberikan sambutan dan dukungan terhadap peran strategis pers dalam pembangunan daerah serta penguatan demokrasi.

Ketua Panitia Pelaksana HPN Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ade Muksin, S.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum memperkuat persatuan insan pers di Bekasi Raya sekaligus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme wartawan.

Menurutnya, HPN Bekasi Raya merupakan kegiatan bersama yang melibatkan lintas organisasi kewartawanan, kelompok kerja (pokja), komunitas, dan paguyuban wartawan yang ada di Kota dan Kabupaten Bekasi.

"Melalui HPN Bekasi Raya 2026 ini, kami ingin memperkuat silaturahmi tanpa sekat di antara insan pers sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya wartawan agar tetap profesional, kritis, independen, dan bermartabat dalam menjalankan tugas jurnalistik," ujar Ade Muksin.

Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang pers, komunikasi, dan keterbukaan informasi publik.


Pada sesi pertama digelar Seminar Jurnalistik bertema "Hukum Pers" dengan narasumber Hendrayana, S.H., M.H. dari Dewan Pers. Seminar tersebut dimoderatori oleh M. Lengkong serta didampingi Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfostandi Kota Bekasi, Fitrianti Ningsih.

Dalam pemaparannya, Hendrayana menjelaskan berbagai aspek hukum yang berkaitan dengan kerja jurnalistik, termasuk perlindungan terhadap wartawan, penerapan Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, hingga mekanisme penyelesaian sengketa pers melalui Dewan Pers.

Selanjutnya pada sesi kedua, seminar menghadirkan Prof. Dr. Anton Minardi, S.I.P., M.Ag. yang membahas pentingnya Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Sesi tersebut juga menghadirkan Drs. Aat Surya Safaat, M.Si. yang mengulas tentang Etika Jurnalistik, mulai dari independensi, akurasi, verifikasi informasi, hingga tanggung jawab sosial media dalam menjaga kepercayaan publik.

Diskusi pada sesi kedua dipandu oleh moderator Dicky Mahruzar, yang menghidupkan suasana melalui dialog interaktif antara narasumber dan peserta seminar.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Ratusan wartawan yang hadir aktif mengikuti pemaparan materi serta sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis dan konstruktif.

Kegiatan hari pertama HPN Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara panitia, narasumber, perwakilan pemerintah daerah, serta para peserta sebagai simbol sinergi dan kolaborasi insan pers Bekasi Raya.

Rangkaian HPN Bekasi Raya 2026 akan berlanjut pada Jumat (12/6/2026) dengan kegiatan sosial berupa donor darah, cek kesehatan gratis, dan santunan anak yatim. 

Sementara puncak acara akan digelar pada Sabtu (13/6/2026) melalui malam Anugerah Pers Bekasi Raya 2026 yang akan memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, dan tokoh masyarakat yang dinilai berkontribusi bagi kemajuan daerah dan kemerdekaan pers.

Kegiatan HPN Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia menjadi bukti nyata soliditas insan pers di Kota dan Kabupaten Bekasi. Melalui kolaborasi lintas organisasi, komunitas, dan paguyuban wartawan, diharapkan pers di Bekasi Raya semakin profesional, independen, berintegritas, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang transparan dan demokratis.

(Red/slmt)

Kamis, 11 Juni 2026

AWIBB Jabar menyoroti Bansos Desa karang Asih Diboncengi Stiker Petahana, Diduga Langgar UU Desa



Bekasi - Analisa Rakyat News - 

Penyaluran Program Bantuan Pangan di Desa karang  Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, diduga tercoreng unsur politik praktis. Warga yang mengantri pengambilan paket bantuan pangan mengaku dibagikan stiker berlogo Kepala Desa karang  Asih yang saat ini masih menjabat sebagai petahana.

Kejadian ini memicu keresahan warga karena Program Bantuan Pangan seharusnya disalurkan tanpa syarat dan bebas dari kepentingan politik.

“Waktu ngantri ambil bantuan pangan, saya dikasih stiker ada foto/logo Kepala Desa. Padahal beliau masih menjabat. Jadi nggak enak, rasanya kayak ada tekanan,” kata salah satu warga Desa Karang Asih yang enggan disebut namanya, selasa 9/6/2026.

AWIBB Jabar Kecam, Dinilai Langgar Netralitas dan Aturan Kemensos, Tindakan pembagian atribut petahana saat distribusi bantuan mendapat kecaman keras dari Ketua Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama AWIBB DPD Jawa Barat," Jimy.

Menurut *Jimy, membagikan stiker berlogo Kades petahana dalam penyaluran Bantuan Pangan rawan dijadikan alat politik dan mencederai prinsip netralitas aparatur desa.

“Ini sangat berbahaya. Bantuan Pangan itu hak warga, bukan alat kampanye. Kalau diboncengi stiker petahana saat distribusi, jelas rawan jadi alat politik dan mencederai prinsip netralitas yang diwajibkan UU Desa,” tegas Jimy kepada media, Kamis 11/6/2026.

Pernyataan Jimy sejalan dengan Permensos No 5 Tahun 2019 tentang Bantuan Sosial Pangan yang menegaskan penyaluran bantuan pangan diberikan cuma-cuma tanpa pungutan dan tidak boleh dikaitkan dengan kepentingan politik apapun.

Selain itu, Pasal 28H UUD 1945 menjamin setiap warga berhak mendapat jaminan sosial. Sementara UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 29 mewajibkan Kepala Desa bersikap netral dan tidak berpihak pada calon tertentu selama menjabat.

"Jimy " Mendesak Pihak terkait, Binmaspol,Babinsa, Camat Cikarang utara, Dinsos Kabupaten Bekasi, dan Bawaslu untuk segera turun memantau proses penyaluran bantuan pangan agar tetap sesuai aturan dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis.

Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa karang Asih terkait pembagian stiker tersebut.

(Red/AR)

Proses Pemindahan Tiang Listrik PLN di Jalan Desa Sukamulya Dimulai, Warga Lega


Sukatani - Analisa Rakyat News - 

Proses pemindahan tiang listrik PLN yang selama ini berdiri di badan jalan umum Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, kini mulai dikerjakan. Relokasi dilakukan setelah permohonan resmi diajukan BPD terpilih 2026, *Madrawi*, karena dinilai membahayakan keselamatan warga.

Pantauan di lapangan, tiang TR ukuran 9/350 yang sebelumnya menghambat akses kendaraan kini dalam tahap pembongkaran dan persiapan dipindah ke bahu jalan. Warga mengaku lega karena keluhan mereka akhirnya direspons.

*BPD Madrawi: Ini Bentuk Kerja Nyata BPD*
Anggota Badan Permusyawaratan Desa BPD Sukamulya periode 2026, *Madrawi*, mengapresiasi langkah cepat PLN, Bang Padil, Unit Layanan Pelanggan Lemah Abang.

“Saya sudah ajukan surat permohonan perpindahan tiang listrik ke PLN karena dinilai sangat membahayakan warga Desa Sukamulya. Alhamdulillah sekarang proses pemindahan tiang listriknya sudah berjalan. Ini salah satu bentuk aksi kerja nyata dari para BPD. Ini bukti PLN peduli keselamatan warga,” ujar Madrawi saat meninjau lokasi, Rabu 10/6/2026.

Menurut Madrawi, relokasi tiang ke bahu jalan atau lahan kosong terdekat sesuai standar PLN. Ia berharap pekerjaan segera rampung agar akses jalan desa kembali normal dan aman dilalui warga, terutama anak sekolah.

“Penanaman tiang di badan jalan sebelumnya bertentangan dengan fungsi jalan sebagai fasilitas umum. Pasal 28H UUD 1945 menjamin setiap warga berhak atas lingkungan hidup yang aman,” jelas Madrawi.

Apresiasi Warga: Akses Srengseng – Kali Abang Lancar. Raka, Warga Desa Sukamulya yang di dampingi RT setempat, Bimaspol Desa Sukamulya, beserta BPD menyambut baik terealisasinya aspirasi pemindahan tiang di titik Sasak Garoh ini.

“Dampaknya jelas. Jalan jadi sempit, kalau ada 2 mobil papasan harus ngalah. Anak sekolah naik motor juga bahaya kalau ngebut. Sudah beberapa kali spion kejedot tiang,” *Raka*, warga Desa Sukamulya.

“Ini salah satu bentuk aksi kerja nyata dari para BPD terpilih. Saya sebagai warga masyarakat Sukamulya sangat berterima kasih dan menyambut baik dengan terealisasinya aspirasi pemindahan tiang listrik Sasak Garoh. Karena ini akses kendaraan roda 4 juga yang menghubungkan jalan Srengseng menuju Kampung Kali Abang. Saya berterima kasih juga kepada Bang Padil dari pihak PLN,” tutup *Raka* warga Desa Sukamulya.

Hingga berita ini tayang, petugas PLN Lemah Abang masih melakukan pekerjaan relokasi tiang. Warga berharap proses berjalan lancar tanpa hambatan.

 ( Red/AR )

Selasa, 09 Juni 2026

BPD Sukamulya Terpilih 2026 Ajak PSDA Normalisasi Kali Kampung Gandu Atasi Krisis Air Kemarau


Bekasi - Analisa Rakyat News -   

Warga Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi bersama Badan Permusyawaratan Desa BPD terpilih 2026 mengajak Dinas Sumber Daya Air PSDA Kabupaten Bekasi merencanakan normalisasi Sungai Kali Kampung Gandu. Langkah ini bertujuan mengatasi persoalan kekurangan air saat musim kemarau panjang dan meminimalisir banjir.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Madrawi, anggota BPD Sukamulya terpilih periode 2026. Menurutnya, normalisasi Kali Kampung Gandu mendesak dilakukan karena debit air menyusut drastis saat kemarau dan berdampak ke warga serta petani.

“Perencanaan normalisasi ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat Sukamulya dan petani. Setiap musim kemarau, air di kali jadi kering, sawah gagal panen. Kami minta PSDA segera merencanakan normalisasi agar air tetap ada,” ujar Madrawi, Selasa 9/6/2026.

Madrawi menegaskan BPD terpilih berkomitmen mengawal pembangunan desa. “BPD terpilih Desa Sukamulya akan genjot pembangunan untuk menuju Desa Sukamulya yang lebih baik lagi. Normalisasi kali ini salah satu prioritas kami agar warga tidak kesulitan air,” tambahnya.

Terkait penanganan banjir, Madrawi juga usulkan PSDA memasukkan pembangunan Udhit di Kali Kampung Gandu ke anggaran APBD Perubahan 2026. 

“Kami bersama warga mengusulkan agar pembangunan Udhit dianggarkan melalui APBD Perubahan tahun 2026, lebih kurang panjang 300 meter. Ini guna meminimalisir dampak banjir di Kampung Gandu RT 06/01 dan RT 03/01 yang setiap hujan selalu terendam,” jelas Madrawi di dampingi RK Hartono dilokasi, Selasa 9/6/2026.


Kali Kampung Gandu merupakan salah satu saluran irigasi utama yang mengaliri lahan pertanian Desa Sukamulya. Selama ini sedimentasi dan penyempitan sungai diduga menjadi penyebab aliran air terhambat saat kemarau, sementara luapan air saat hujan memicu banjir di permukiman.


Warga berharap kepada PSDA Kabupaten Bekasi, dalam survei lapangan ini dapat segera memasukkan Kali Kampung Gandu ke dalam program prioritas 2026, baik normalisasi maupun pembangunan Udhit.

Hingga berita ini diturunkan, PSDA Kabupaten Bekasi belum memberikan keterangan resmi terkait rencana normalisasi dan pembangunan Udhit Kali Kampung Gandu. Upaya konfirmasi ke Kepala Bidang Operasional PSDA masih dilakukan.

( Red/AR )
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done