AR NEWS

Kamis, 25 Juni 2026

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Metro Bekasi Satukan Kreativitas Pelajar dan Kebangkitan UMKM


Bekasi - Analisa Rakyat News -  

Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Bekasi dikemas berbeda. Tak hanya diisi kegiatan seremonial, Polres Metro Bekasi bersama Forkopimda menghadirkan Festival Band Pelajar dan Gelar UMKM sebagai ruang ekspresi generasi muda sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Puluhan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Bekasi ambil bagian dalam kegiatan yang digelar di Gedung Juang, Tambun Selatan, Rabu (24/6). Festival tersebut berlangsung meriah dan menjadi magnet bagi masyarakat yang hadir.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Hari ini kami bersama Forkopimda, Dandim, Ketua DPRD, Plt Bupati, Kajari, Dinas Koperasi dan UMKM, Disbudpora, serta stakeholder terkait menggelar festival band pelajar dan gelar UMKM se-Kabupaten Bekasi dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80," 

Menurut Sumarni, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk menggerakkan perekonomian lokal dan memberikan ruang positif bagi generasi muda dalam menyalurkan kreativitas.

"Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, menggerakkan ekonomi, sekaligus menjadi wadah positif bagi para remaja untuk menggali kreativitas dan mempersiapkan diri menuju masa depan yang lebih baik," kata Sumarni.

Ketua Panitia Festival, AKBP Jerico Lavian Chandra, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 23 grup band dari SMA dan SMK se-Kabupaten Bekasi. Selain itu, sebanyak 60 pelaku UMKM turut ambil bagian memamerkan berbagai produk unggulan mulai dari kuliner, kerajinan hingga produk kreatif lainnya.

“Peserta festival band berasal dari 23 SMA dan SMK se-Kabupaten Bekasi, sementara UMKM yang berpartisipasi ada sekitar 60 pelaku usaha,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi itu.

Dukungan terhadap kegiatan itu datang dari berbagai unsur Forkopimda. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Semeru mengapresiasi inisiatif Kapolres Metro Bekasi yang mampu menggandeng berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat.

"Kami mengapresiasi kegiatan yang digagas Ibu Kapolres bersama seluruh pihak yang terlibat. Ini merupakan wujud kepedulian untuk menjadikan Kabupaten Bekasi lebih meriah, maju, sehat, dan menghadirkan suasana yang positif bagi masyarakat," ujarnya.

Hal senada disampaikan Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Arh Sabdho Aji Wibowo. Menurutnya, festival tersebut mampu memperkuat sinergi antarinstansi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

"Apresiasi anak muda dapat tersalurkan melalui seni dan musik, sementara UMKM dapat membantu meningkatkan perekonomian Kabupaten Bekasi," ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron menilai festival tersebut menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda sekaligus sarana promosi bagi pelaku UMKM di tengah tantangan ekonomi saat ini.

"Kegiatan UMKM dan pentas band ini menjadi wadah yang positif untuk anak-anak muda berkreasi. Di sisi lain, UMKM juga perlu terus diberikan ruang agar mampu eksis dan berkembang," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi Hasan Basri mengaku menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, para pelaku UMKM sangat antusias karena mendapatkan kesempatan memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.

(Red/Ersya)

Saksikan Penandatanganan PKB Jasa Raharja dan Serikat Pekerja, Menaker Titip Tiga Agenda Strategis


Jakarta - Analisa Rakyat News - 

PT Jasa Raharja bersama Serikat Pekerja Jasa Raharja (SPJR) menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Tahun 2026 sebagai komitmen memperkuat hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan. Penandatanganan PKB tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, dan jajaran Direksi Jasa Raharja, serta pengurus serikat pekerja, di Jakarta, Rabu (24/06/2026).

Perjanjian kerja sama tersebut menjadi pedoman yang mengatur hubungan kerja
antara perusahaan dan pekerja. Hal ini sekaligus mencerminkan komitmen kedua
belah pihak dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, inklusif, dan adaptif
terhadap berbagai tantangan industri di masa depan.

Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengapresiasi perjalanan panjang Jasa Raharja yang selama lebih dari enam dekade tetap mampu menjalankan mandat negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat korban kecelakaan lalu lintas dan penumpang angkutan umum.

Menurut Yassierli, hubungan industrial yang baik tidak cukup hanya berada pada tahap harmonis, tetapi harus berkembang menjadi hubungan yang transformatif, di mana manajemen dan pekerja mampu berkolaborasi untuk menghadapi tantangan perusahaan sekaligus memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

"PKB bukan tujuan akhir. Hubungan industrial yang baik harus mampu mendorong kolaborasi antara manajemen dan pekerja untuk menghadapi tantangan perusahaan
sekaligus memberikan dampak yang lebih besar bagi bangsa dan negara," ujarnya.

la juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi kelompok
disabilitas serta memperkuat pengembangan sumber daya manusia agar mampu menghadapi berbagai perubahan di dunia kerja. Peran Strategis Selain menyoroti hubungan industrial, Yassierli setidaknya menitipkan tiga agenda strategis kepada Jasa Raharja.

 Pertama, menjaga dan terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sebagai representasi kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan. 

Kedua, mempercepat transformasi digital guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas pelayanan perusahaan. Ketiga, memperkuat peran preventif dan promotif dalam membangun budaya keselamatan transportasi nasional.

"Jasa Raharja memiliki peran yang sangat strategis. Saya berharap perusahaan terus memperkuat layanannya kepada masyarakat, mengawal transformasi digital dengan baik, dan mengambil peran yang lebih besar dalam membangun budaya keselamatan transportasi. Ketiga hal tersebut akan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat dan bangsa," kata Yassierli.

Secara khusus, ia menyoroti masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

"Di balik setiap angka kecelakaan terdapat keluarga yang kehilangan orang yang dicintai. Karena itu, upaya pencegahan harus menjadi perhatian bersama. Jasa Raharja tidak hanya memiliki peran dalam memberikan santunan,
tetapi juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam membangun budaya keselamatan
transportasi di Indonesia,"ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan bahwa PKB Tahun 2026 merupakan hasil dialog yang dibangun atas dasar kemitraan yang konstruktif antara manajemen dan serikat pekerja.

"PKB ini bukan sekadar dokumen administratif yang mengatur hak dan kewajiban para pihak. Lebih dari itu, PKB merupakan instrumen transformasi perusahaan yang dibangun melalui prinsip saling menghormati, saling menghargai, dan kesediaan untuk mencari solusi bersama," ujarnya.

Menurutnya, hubungan antara manajemen dan serikat pekerja selama ini menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan perusahaan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

"Karena itu, kami terus mendorong transformasi perusahaan yang melibatkan seluruh insan Jasa Raharja agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Awaluddin.

la menambahkan bahwa transformasi digital yang dijalankan perusahaan diarahkan untuk mempercepat proses pelayanan dan meningkatkan kualitas perlindungan kepada masyarakat. Di sisi lain, Jasa Raharja juga terus memperkuat berbagai program edukasi dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas.

"Perlindungan kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kecepatan dan ketepatan penyerahan santunan, tetapi juga melalui berbagai upaya pencegahan kecelakaan. Karena itu, transformasi digital terus kami dorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun budaya keselamatan transportasi," ujar Awaluddin.

Adapun Ketua Umum Serikat Pekerja Jasa Raharja (SPJR) Saleh lbrahim menyatakan, bahwa SPJR sangat berkepentingan dengan kemajuan perusahaan. Untuk itu SPJR mendorong anggotanya memberikan kontribusi dan kinerja positif.

Karena dengan adanya kemajuan Perusahaan, maka diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan anggota. Hal ini sejalan dengan motto SPJR Maju Perusahaannya, Sejahtera Anggotanya.

Melalui penandatanganan PKB Tahun 2026, Jasa Raharja dan SPJR menegaskan
komitmen bersama untuk membangun hubungan industrial yang inklusif, produktif,
dan berkelanjutan. 

Kesepakatan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara manajemen dan pekerja dalam mendukung transformasi perusahaan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat kontribusi Jasa Raharja dalam membangun budaya keselamatan transportasi nasional.

(Red/fzl)

Rabu, 24 Juni 2026

Polda Jabar Tangkap Buronan Kasus Penyekapan Wanita di Bandung

Bandung - Analisa Rakyat News - 

Tim gabungan Polda Jawa Barat meringkus Taufik Hidayat (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap kekasihnya berinisial YTR (29), di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, pada Selasa malam, 23 Juni 2026. Pria yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut ditangkap tanpa perlawanan sekitar pukul 18.30 WIB setelah buron karena diduga menyekap korban selama hampir tiga tahun di sebuah indekos kawasan Cileunyi hingga mengalami luka berat permanen, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Aparat kepolisian berhasil mendeteksi keberadaan tersangka setelah memantau mobilitas fisik dan aktivitas digitalnya sejak Selasa pagi.

Petunjuk penting diperoleh petugas saat mendeteksi adanya aktivitas transaksi yang dilakukan oleh tersangka di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, sehingga pengepungan langsung dilakukan di sebuah kompleks perumahan tempat persembunyiannya.

"Bersangkutan melakukan beberapa transaksi, ya, ini menjadi petunjuk buat kita," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan. Berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian, tersangka sempat berusaha menghilangkan jejak dengan melarikan diri ke luar wilayah Jawa Barat menuju Tangerang yang dianggapnya aman.

Namun, rasa waswas dan kecurigaan dari orang-orang di sekitarnya membuat tersangka memilih kembali ke Jawa Barat untuk bersembunyi di rumah kerabatnya di Majalaya sebelum akhirnya dikepung petugas. "Yang bersangkutan juga merasa takut, curiga sama semua orang, dan tidak tahu mau ke mana, dan akhirnya sampailah di Majalaya dan tertangkap itu," ujar Irjen Rudi Setiawan.

Saat ini tersangka telah ditahan di Mapolda Jawa Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan ditempatkan di sel khusus dengan pengawasan kamera CCTV selama 24 jam.

(Red/Ersya)

Bersama BNN, Jasa Raharja Wujudkan Lingkungan Kerja Produktif dan Bebas Narkoba


Jakarta - Analisa Rakyat News - 

PT Jasa Raharja bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI  Jakarta menggelar Sosialisasi Pencegahan dan pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) pada Senin (22/6/2026). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kesadaran pegawai terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, sekaligus memperkuat budaya kerja yang sehat dan bebas narkoba. 

Sosialisasi tersebut menghadirkan Ketua Tim Bidang Pemberdayaan Masyarakat 
BNN Provinsi DKI Jakarta, Reinhardt Manalu, sebagai narasumber. 

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai kebijakan pemerintah terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba yang menjadi bagian dari program prioritas nasional 2024–2029. 

Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tren penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang masih menunjukkan peningkatan berdasarkan data prevalensi tahun 2025. 

Materi yang disampaikan juga mencakup pengenalan berbagai jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif beserta dampaknya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan. 

Reinhardt juga mengingatkan peserta mengenai berbagai modus penyalahgunaan 
narkoba yang terus berkembang, termasuk penyalahgunaan vape yang mengandung zat berbahaya serta munculnya narkotika jenis baru atau New Psychoactive Substances (NPS). 

“Perkembangan modus tersebut perlu diantisipasi melalui peningkatan pengetahuan dan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat, termasuk di lingkungan kerja,” ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri penyalahguna narkoba dari aspek fisik, psikis, maupun sosial sebagai bagian dari upaya deteksi dini. 

“BNN menekankan pentingnya penerapan program P4GN di lingkungan kerja melalui edukasi berkelanjutan, pelaksanaan tes urine secara berkala, serta pembentukan budaya organisasi yang sehat dan bebas narkoba,” tambah Reinhardt. 

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan 
bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang dapat berdampak 
luas terhadap individu, keluarga, organisasi, maupun bangsa.

“Karena itu, seluruh insan Jasa Raharja memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” imbuhnya.

Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak di lingkungan kerja. 

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh insan Jasa Raharja semakin memahami bahaya narkoba serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan 
kerja yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” katanya  Awaluddin. 

Awaluddin menambahkan bahwa edukasi dan deteksi dini menjadi langkah strategis dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan perusahaan. 

Oleh karena  itu, Jasa Raharja terus mendorong berbagai upaya preventif sebagai bagian dari pembangunan budaya perusahaan yang berintegritas dan berorientasi pada keselamatan. 

Ia juga menegaskan komitmen Jasa Raharja untuk mendukung program pemerintah 
dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba). 

“Lingkungan kerja yang bebas narkoba merupakan fondasi penting bagi terciptanya organisasi yang profesional, produktif, dan berintegritas,” tambah Awaluddin. 

Kegiatan sosialisasi P4GN ini merupakan bagian dari komitmen PT Jasa Raharja 
dalam mendukung kesehatan dan keselamatan pegawai sekaligus memperkuat
budaya perusahaan yang berintegritas. Melalui kolaborasi dengan Badan Narkotika
Nasional Provinsi DKI Jakarta, diharapkan kesadaran pegawai terhadap bahaya
narkoba semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan kerja yang produktif,
profesional, dan bebas narkoba

(Red/fzl)

Selasa, 23 Juni 2026

Polres Metro Bekasi Siapkan Lima Kolam Bioflok untuk Ketahanan Pangan


Kabupaten Bekasi - Analisa Rakyat News - 

Polres Metro Bekasi kembali memperkuat program ketahanan pangan dengan menyiapkan lima kolam bioflok di area Mapolres Metro Bekasi. Kolam tersebut akan digunakan untuk penebaran bibit ikan sebagai bagian dari upaya produktif mendukung ketersediaan pangan secara berkelanjutan.

Program ini menjadi wujud pemanfaatan lahan secara optimal sekaligus mendorong semangat kemandirian pangan di lingkungan kepolisian. Melalui sistem bioflok, budidaya ikan diharapkan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Polres Metro Bekasi terus berkomitmen menghadirkan langkah-langkah positif yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan kamtibmas, melainkan juga mendukung kesejahteraan serta ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi.

(Red/AR)

Minggu, 21 Juni 2026

TP3 Pasar Baru Cikarang Tegas ke PKL: Trotoar dan Bahu Jalan Bukan Lapak, Manfaatkan Relokasi


Cikarang - Analisa Rakyat News -

Kepala Tim Perbantuan Penataan Percepatan TP3 Pasar Baru Cikarang, Samsudin, keluarkan imbauan tegas ke seluruh pedagang kaki lima PKL : stop jualan di trotoar dan bahu jalan raya.

Imbauan itu disampaikan langsung di lokasi Pasar Baru Cikarang. Samsudin juga beri apresiasi ke Dinas Perdagangan UPTD Wilayah IV yang rutin undang pengurus jasa dolak untuk dialog bareng pedagang.

Dagang di Dalam, Jangan di Luar. Samsudin minta PKL punya kesadaran dari diri sendiri. Tempat relokasi seadanya di Pasar Baru harus dimaksimalkan.

“Udah direlokasi ke dalam pasar, ya jangan dagang di trotoar atau jalan raya lagi. Itu ganggu pengguna jalan dan rawan kecelakaan. Kita butuh kerja sama semua pihak biar tertib,” tegas Samsudin, [21/6]


Menurutnya, penataan lapak ke dalam pasar bukan buat mempersulit. Tujuannya jelas: nyaman buat pembeli, lancar buat pengendara, dan aman buat pedagang sendiri. Selain soal lokasi, Samsudin titip pesan penting ke sesama pedagang. Kuncinya satu: kompak dan jaga kondusivitas.

“Antar pedagang harus kompak, jaga suasana kondusif. Jangan saling iri-irian. Rezeki mah nggak akan ketukar, masing-masing udah ada bagiannya,” ujarnya sambil senyum ke pedagang.

Kalau semua patuh, Pasar Baru Cikarang bisa jadi contoh pasar rakyat yang rapi, aman, dan nyaman buat transaksi. “Kita sama-sama jaga. Pedagang nyaman, pembeli betah, lalu lintas lancar. Itu tujuan kita semua,” tutup Samsudin.

(Red/Ersya)

Sabtu, 20 Juni 2026

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kombes Pol Sumarni Serahkan Kunci Rumah Baru untuk Warga Sukarukun


Bekasi - Analisa Rakyat News -   

Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Metro Bekasi menggelar aksi bakti sosial dengan membangun rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan.

Peresmian rumah dan penyerahan kunci dilakukan langsung oleh Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, kepada penerima manfaat bernama Ihtijab (keluarga Pak Ihtijab) di Kampung Jagawana, RT 01/RW 07, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (19/6/2026).

Sebelumnya, keluarga tersebut tinggal di sebuah bedeng kecil di atas lahan milik Dinas Pengairan. Pembangunan rumah baru ini terwujud berkat kolaborasi antara Polres Metro Bekasi, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi, PLN, para donatur, serta warga sekitar.

“Hari Bhayangkara ke-80, Polri ingin hadir melalui hal-hal yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga rumah ini menjadi tempat yang membawa ketenangan, kebahagiaan, dan harapan baru bagi keluarga penerima,” ujar Kombes Pol Sumarni.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bergotong-royong mendukung pembangunan ini. Selain meresmikan rumah, Kombes Pol Sumarni memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan edukasi terkait keamanan lingkungan.

“Para orang tua agar memperketat pengawasan terhadap anak-anak remaja supaya terhindar dari kenakalan remaja seperti tawuran dan penggunaan senjata tajam,” imbaunya.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran obat keras tanpa izin yang marak beredar di lingkungan. Warga diminta untuk segera melaporkan segala potensi gangguan keamanan melalui layanan Call Center Polri 110 yang beroperasi 24 jam.

Diakhir acara, Kapolres beserta jajaran menyalurkan beras untuk warga, sebagai bentuk kepedulian Polri di Hari Bhayangkara ke-80.

Rangkaian acara berlangsung lancar, dimulai dari doa bersama, sambutan, penyerahan kunci secara simbolis, pengguntingan pita, hingga peninjauan bangunan. Kegiatan ditutup dengan penyaluran bantuan beras dari Polres Metro Bekasi kepada warga sekitar.

Acara dihadiri jajaran Polres Metro Bekasi, Polsek Sukatani, Forkopimcam Sukatani, perwakilan BPN Kabupaten Bekasi, pihak PLN, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

( Red/Ersya )
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done