AR NEWS

Sabtu, 21 Februari 2026

Angkat Ekonomi Warga Pesisir, 4.000 Hektare Tambak Muaragembong Siap Direvitalisasi

Subang - Analisa Rakyat News - 

Pemerintah Kabupaten Bekasi menyambut baik program Revitalisasi Tambak Pantura Jawa Barat dari pemerintah pusat yang dinilai akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat pesisir, baik dari sisi peningkatan produksi maupun penyerapan tenaga kerja.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja saat menghadiri Rakor Percepatan Program Revitalisasi Tambak Pantura Jawa Barat bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, pada Jumat (20/2/2026).

dr. Asep Surya Atmaja menyampaikan, Kabupaten Bekasi memiliki potensi tambak yang cukup besar, khususnya di wilayah Kecamatan Muaragembong. Namun, luas lahan tambak yang aktif saat ini mengalami penyusutan dibandingkan kondisi sebelumnya.

Menurutnya, secara historis Kabupaten Bekasi memiliki sekitar 7.000 hektar lahan tambak, namun saat ini yang masih aktif kurang lebih 4.000 hektar. Dari luasan tersebut, sekitar 4.000 hektar inilah yang direncanakan masuk dalam program revitalisasi. 

“Insya Allah dengan adanya dukungan revitalisasi tambak dari Pemerintah Pusat, produktivitas akan meningkat dan peluang kerja juga akan bertambah. Harapannya tentu angka kemiskinan bisa berkurang dan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya di Muaragembong, semakin meningkat,” katanya.

dr. Asep menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan kawasan pesisir secara terpadu. Selain revitalisasi tambak, rencana pembangunan rumah pesisir oleh pemerintah provinsi diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan secara menyeluruh.

Ia berharap program revitalisasi ini dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis perikanan budidaya serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

“Jika kawasan tambaknya tertata dengan baik dan didukung hunian yang layak, maka pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir akan semakin kuat,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Ida Mayani, menjelaskan bahwa dalam rapat tersebut secara khusus dibahas revitalisasi tambak yang berlokasi di Kecamatan Muaragembong sebagai tahap awal pelaksanaan program di Kabupaten Bekasi. 

Ia menyampaikan bahwa selama ini sebagian besar tambak yang dikelola nelayan masih bersifat konvensional dengan sistem tradisional dan penataan lahan yang belum optimal. Melalui program revitalisasi, kawasan tambak akan ditata ulang dengan pendekatan yang lebih modern dan terintegrasi.

Pada tahap pertama, program revitalisasi difokuskan di Kecamatan Muaragembong, sebelum nantinya dikembangkan ke wilayah lain sesuai dengan kesiapan lahan dan perencanaan teknis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Tambak para nelayan selama ini masih menggunakan sistem konvensional. Ke depan akan dilakukan penataan ulang dengan sistem yang lebih modern agar produktivitas meningkat dan perekonomian masyarakat, khususnya nelayan di Muaragembong, dapat berkembang lebih baik,” jelasnya.

(Red/AR)

Sertijab Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Plt Bupati Tekankan Keberlanjutan Sinergi Pemda dengan TNI

Cikarang Pusat - Analisa Rakyat News - 

Penguatan sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bekasi dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mempercepat pembangunan daerah. Kolaborasi lintas sektor tersebut diperlukan untuk memastikan program pembangunan berjalan optimal serta keamanan wilayah tetap kondusif.

Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, saat menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Kodim (Dandim) 0509/Kabupaten Bekasi dari Letkol Arh Sabdho Aji Wibowo kepada Letkol Inf Michael Ronald Simbolon, yang berlangsung di Aula Babinsa Makodim 0509/Kabupaten Bekasi, Jumat (20/2/2026).

Plt Bupati Bekasi menegaskan bahwa kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah selama ini telah berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami merasakan betul bagaimana sinergi yang terbangun selama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Letkol Arh Sabdho Aji Wibowo atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat sebagai Dandim 0509/Kabupaten Bekasi.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi, saya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah kita bangun bersama. Banyak program yang kita jalankan, mulai dari Koperasi Merah Putih, pembangunan jalan dan jembatan, hingga kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan sejumlah program tersebut menjadi fondasi penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat ketahanan wilayah.

“Beliau telah meninggalkan legacy yang baik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Ini menjadi catatan positif sekaligus pijakan untuk melanjutkan kerja-kerja kolaboratif ke depan,” tambahnya.

Kepada Dandim yang baru, Letkol Inf Michael Ronald Simbolon, Plt Bupati menyampaikan harapan agar sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan, baik dalam aspek pembangunan maupun penguatan keamanan wilayah.

“Saya ucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Kabupaten Bekasi. Kami berharap kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat terus diperkuat, karena keamanan dan pembangunan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa stabilitas wilayah menjadi prasyarat utama dalam menciptakan iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita membutuhkan wilayah yang aman dan kondusif agar pembangunan berjalan optimal. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh unsur Forkopimda harus terus kita jaga,” ujarnya.

dr. Asep memastikan Pemerintah Kabupaten Bekasi akan selalu membuka ruang kerja sama yang konstruktif dengan jajaran TNI.

“Kami membuka tangan untuk terus bekerja bersama, merumuskan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, demi mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

(Red/Ersya)

Jumat, 20 Februari 2026

Tradisi Meugang, Baznas Kabupaten Bekasi Salurkan 8 Ekor Sapi untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Cikarang Pusat - Analisa Rakyat News - 

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan delapan ekor sapi untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian tradisi Meugang menjelang Ramadhan 1447 Hijriyah.

Ketua Baznas Kabupaten Bekasi H. Aminullah menyampaikan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar bantuan pangan, melainkan wujud kehadiran dan empati bagi masyarakat yang tengah bangkit dari bencana.

“Kami hadir untuk membersamai masyarakat Aceh Tamiang agar tetap semangat menyambut Ramadhan, meski di tengah situasi pascabencana,” ujar H. Aminullah pada Kamis (19/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa bantuan sapi meugang tersebut ditujukan agar masyarakat tetap dapat menjalankan tradisi menyantap daging bersama keluarga sebelum memasuki bulan suci, sebagaimana kebiasaan turun-temurun masyarakat Aceh.

Menurutnya, Meugang memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar penyembelihan hewan atau makan bersama, karena di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, solidaritas, serta penguatan spiritual menjelang Ramadhan.

“Meugang bukan sekadar menyembelih sapi atau makan bersama, tetapi memiliki nilai spiritualitas dan emosional yang mendalam bagi rakyat Aceh,” tegasnya.

Aminullah menambahkan bahwa proses penyaluran bantuan telah dikoordinasikan secara intensif dengan Baitul Mal Kabupaten Aceh Tamiang agar distribusi daging tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan bantuan lainnya.

Ia menyebut koordinasi tersebut penting untuk memastikan para dhuafa dan penyintas banjir benar-benar menerima manfaat, termasuk menyesuaikan dengan bantuan dari pemerintah pusat maupun Baznas RI.

“Kami memastikan bantuan ini terdistribusi secara adil dan terdata dengan baik sehingga tidak terjadi duplikasi, serta benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kabupaten Aceh Tamiang, M. Nurdin, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Baznas Kabupaten Bekasi yang telah membantu masyarakat Aceh Tamiang menjaga tradisi Meugang di tengah kondisi pemulihan pascabencana.

“Alhamdulillah, Kabupaten Aceh Tamiang mendapatkan delapan ekor sapi untuk Meugang dari Baznas Kabupaten Bekasi, ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujar Nurdin.

Ia menjelaskan bahwa tradisi Meugang merupakan warisan budaya masyarakat Aceh yang dirayakan tiga kali dalam setahun, yakni menjelang Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, sebagai wujud rasa syukur sekaligus mempererat tali kebersamaan.

Menurutnya, dalam situasi pascabanjir, kehadiran bantuan tersebut bukan hanya membantu secara materi, tetapi juga menguatkan semangat masyarakat untuk kembali bangkit dan menatap masa depan dengan optimisme.

“Kami berharap sinergi ini terus terjalin, sehingga nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian antar daerah dapat semakin memperkuat persaudaraan serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

(Red/AR)

Kamis, 19 Februari 2026

Update Dugaan TPPO 13 Perempuan Asal Jabar di NTT, Polda Jabar Atur Strategi Pemulangan Korban

Bandung - Analisa Rakyat News - 

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan menyampaikan informasi terkini perihal 13 perempuan asal Jabar yang menjadi korban kekerasan saat bekerja di sebuah Pub Karaoke di wilayah Sikka, NTT.

Menurut Hendra, sejak 3 Februari 2026 jajaran Polres Sikka telah menerbitkan laporan dari tindakan responsif di mana saat itu patroli jaganya merespon postingan di media sosial, ada salah satu karyawan di Pub Karaoke wilayah Sikka, NTT, mengalami ancaman fisik dan kekerasan.

Kemudian, dilakukan razia dan benar soal keluhan yang dialami karyawan karaoke di sana, dan terkumpul ada 13 perempuan asal Jabar yang menjadi korbannya, seperti asal dari Bandung, Bandung Barat, Purwakarta, Cianjur, dan lainnya.

Mereka memang ada ikatan pekerjaan di sana dan ada dugaan indikasi korbannya juga masih di bawah umur. Tapi kami masih lakukan penyelidikan. Yang jelas, kasus ini menjadi perhatian Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan," katanya di Mapolda Jabar, Kamis (19/2/2026).

Kabid Humas menegaskan, pihaknya selalu berkoordinasi terkait proses penanganan hukum kasus ini. Pasalnya, para korban ini tak bisa menunggu lama untuk diamankan di Polres Sikka, maka dilakukan kerjasama dengan LSM untuk perlindungan mereka di Sikka.

"Kami lakukan rapat-rapat antara Polda Jabar dengan Pemerintah Provinsi Jabar perihal strategi pemulangannya. Memang ada agenda atau rencana dari pak KDM di mana 20 Februari 2026 tepat setahun dia memimpin Jabar, sehingga ada upaya melindungi masyarakat dengan membawanya pulang ke Jabar tanpa mengganggu proses penyidikan di sana," katanya

Hendra menegaskan, jajaran Polda Jabar sampai saat ini masih melakukan proses persiapan keberangkatan ke sana.

"Pastinya bukan sekedar menjemput lalu pulang. Tapi, ada ikatan pekerjaan yang harus diselesaikan serta edukasi dan imbauan ke warga bahwa harus benar-benar memilah soal pekerjaan ini. Kasus ini kan diawali dari adanya iming-iming gaji besar antara Rp 8-10 juta. Tapi, transportasi dan akomodasi mereka di sana oleh para pemilik karaoke harus diperhitungkan pula, karena para karyawan ini diberikan target dan banyak yang tak memenuhi target itu, yang akhirnya banyak pola, semisal denda atau hukuman untuk mengikat para karyawan. Jadi, ketidaknyamanan itu berubah menjadi pengekangan pekerjaan, bahkan sampai ada ancaman fisik dan siksaan ke mereka," ujarnya.

(Red/AR)

Sambut Ramadan, Sekda Ajak ASN Perkuat Ibadah dan Pelayanan Publik


Cikarang Pusat - Analisa Rakyat News -

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menyambut Ramadan dengan kesiapan lahir dan batin baik sebagai pribadi maupun sebagai aparatur pemerintah.

Hal ini disampaikannya saat memimpin Upacara Pengibaran Bendera di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu, (18/02/2026). Meski rintik hujan tipis mengguyur, namun barisan pegawai tetap berdiri tegap mengikuti seluruh rangkaian dengan penuh khidmat.

Sekda Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyampaikan Ramadan sebagai bulan penuh berkah merupakan momentum dalam peningkatan kualitas ibadah, pengendalian diri sekaligus kualitas akhlak dan etos kerja.

“Saya mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menyambut Ramadan dengan kesiapan lahir dan batin, baik sebagai pribadi maupun sebagai aparatur pemerintah,” ujarnya.

Endin menambahkan sebagai ASN, tidak hanya dituntut untuk peningkatan ibadah personal. Tetapi juga harus sejalan dengan peningkatan kualitas pengabdian maupun pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.

“Nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran, kedisiplinan, empati, kesederhanaan, dan kepedulian sosial harus tercermin dalam cara kita bekerja dan melayani,” ungkapnya.

Lebih lanjut Endin menjelaskan menjelang bulan Ramadan, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menetapkan penyesuaian jam kerja bagi perangkat daerah. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Bekasi Nomor 800.1.6.2/SE-24/BKPSDM/2026 tentang Penetapan Jam Kerja ASN selama Ramadan 1447 H/2026 M.

Dalam aturan tersebut, perangkat daerah dengan 5 hari kerja masuk pada pukul 07.30 - 14.30 WIB untuk hari Senin hingga Kamis dan 07.30 - 15.00 WIB pada hari Jumat.

Sementara bagi perangkat daerah dengan 6 hari kerja masuk pada pukul 07.30 - 14.00 WIB pada hari Senin sampai Jumat. Kemudian bagi perangkat daerah yang masuk pada hari Sabtu, jam kerja ditetapkan mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB. Adapun untuk waktu istirahat menyesuaikan ketentuan yang berlaku.

Sekda Kabupaten Bekasi menegaskan penyesuaian jam kerja bertujuan untuk memberi ruang bagi pegawai dalam menjalankan ibadah tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Penyesuaian ini dimaksudkan untuk memberi ruang bagi pegawai dalam menjalankan ibadah, namun tidak boleh menurunkan kinerja dan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

(Red/AR)

Tim Relawan Dan Ketua LPM Ciketing Udik Salim Samsudin Membentuk Pelatihan Penyelamatan Rescue

Kota Bekasi - Analisa Rakyat News - 

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, terus menggulirkan program-program inovatif dalam rangka mendongkrak pemberdayaan masyarakat.

Tidak hanya percepatan pembangunan infrastruktur, berbagai program pelatihan juga dijalankan demi meningkatkan kapasitas masyarakat yang selaras dengan visi dan misi Ciketingudik Juara.

Baru-baru ini, LPM Ciketingudik membentuk Tim Relawan Rescue yang berasal dari unsur masyarakat. Tidak tanggung-tanggung, seluruh relawan langsung dibekali pelatihan penyelamatan pada Minggu (15/2) oleh pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta didukung unsur Tiga Pilar dari Polsek Bantargebang dan Koramil 05/Bantargebang.

Ada beberapa materi yang diserap ralawan rescue bentukan LPM Ciketingudik ini. Antara lain manajemen dan mitigasi bencana, cara membaca peta saat proses evakuasi, mitigasi kebakaran dengan praktek pemadaman api secara tradisional mauoun dengan menggunakan alat APAR, menanggulangi serangan ular, dan pertolongan di permukaan air.

Seluruh peserta juga dibekali peralatan standar yang digunakan tim rescue dalam melakukan penyelamatan. Antusiasme pun ditunjukkan para relawan saat mengikuti pelatihan penyelamatan yang dipusatkan di kawasan Taman Polder Ciketingudik ini.

Menurut penjelasan Ketua LPM Ciketingudik Salim Samsudin, pembentukan tim relawan rescue ini menjadi bagian upaya pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas diri bagi masyarakat Ciketingudik. “Kami ingin setiap individu masyarakat Ciketingudik memiliki kapasitas diri dengan keahlian dan keterampilan yang bisa diandalkan untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan,” tegasnya.

Kehadiran tim relawan rescue ini, lanjut Salim, tidak hanya difungsikan untuk upaya penyelamatan di wilayah Ciketingudik. “Tim rescue ini akan memiliki tanggung jawab untuk membantu, menolong, dan menyelamatkan seluruh masyarakat yang membutuhkan, dan tim ini juga siap jika diperlukan masyarakat yang berada di luar wilayah Kelurahan Ciketingudik,” ulasnya.

Salim memastikan pembentukan tim relawan rescue ini bukan hanya sebatas mengikuti pelatihan saja. “Harus diimplementasikan melalui praktek nyata, ketika kelak ada masyarakat yang membutuhkan, tim rescue harus siap siaga,” pungkasnya. 

(Red/slmt)

Rabu, 18 Februari 2026

Dorong Transportasi Publik yang Berkeselamatan, Jasa RaharjaLakukan Kunjungan Kerja ke Perum DAMRI Station Kemayoran

Jakarta - Analisa Rakyat News -
 Upaya berkelanjutan dalam memperkuat sistem keselamatan transportasi publik terus dilakukan Jasa Raharja melalui penguatan koordinasi langsung dengan para operator angkutan. Salah satunya diwujudkan melalui kunjungan kerja Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin ke Perum DAMRI Cabang Kemayoran, Jakarta, sebagai bagian dari langkah strategis membangun ekosistem layanan yang aman, andal, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam kunjungan yang berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026 tersebut, Direktur
Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, yang didampingi oleh Radito Risangadi, Kepala Kanwil Utama DKI Jakarta Jasa Raharja, disambut oleh jajaran manajemen Perum DAMRI. Hadir Direktur Teknik & Fasilitas Arifin, VP Kualitas & Fasilitas Pelayanan Ardini Dewi Ciptanti, VP Operasional & Keselamatan Wahyu Susilo, serta VP General Service Ahmad Daroini. Pertemuan ini menjadi forum koordinasi untuk menyelaraskan langkah strategis dalam penguatan standar keselamatan dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Awaluddin menyampaikan penguatan sinergi antara Jasa Raharja dan DAMRI dalam memastikan standar keselamatan transportasi publik berjalan optimal melalui koordinasi teknis dan pengawasan preventif. Jasa Raharja juga terus mendorong implementasi budaya keselamatan berbasis ekosistem melalui kolaborasi program berkelanjutan, termasuk pelatihan penanganan gawat darurat (PPGD) serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mitigasi risiko kecelakaan, dan tentunya membuka peluang kolaborasi strategis melalui
pemanfaatan data manifest penumpang DAMRI guna meningkatkan akurasi
perlindungan dan percepatan layanan santunan.

"Keselamatan tidak bisa dibangun secara parsial. Diperlukan sinergi yang kuat, sistem yang terintegrasi, serta komitmen bersama untuk membangun budaya safety yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan setiap perjalanan
masyarakat terlindungi secara optimal dan profesional," ujarnya.

Awaluddin menambahkan bahwa pemanfaatan data manifest menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem perlindungan, termasuk dalam optimalisasi layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja.

"Dengan dukungan data yang akurat dan
real time, proses pelayanan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan transparan, sehingga prinsip negara hadir dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," jelasnya.

Sebagai bagian dari ekosistem BUMN yang berada di bawah koordinasi Danantara Indonesia, sinergi antara kedua perusahaan ini diharapkan dapat memperkuat peran transportasi publik sebagai tulang punggung mobilitas nasional. 

Kolaborasi ini juga sejalan dengan semangat menghadirkan pelayanan prima yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Teknik & Fasilitas Perum DAMRI Arifin menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah terjalin selama ini. la juga berharap adanya penguatan kerja sama melalui program kesehatan pengemudi.

Menurutnya, pengemudi yang sehat dan prima merupakan salah satu kunci utama
dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman dan terpercaya.

"Kami berharap dukungan Jasa Raharja dapat diperkuat melalui pelaksanaan program driver health check secara berkala. Upaya ini sangat penting untuk menjaga kondisi kesehatan dan kesiapan fisik pengemudi, sehingga keselamatan perjalanan penumpang dapat terus terjamin," ujar Arifin.

Melalui kunjungan kerja ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk melayani
sepenuh hati dalam mendukung sistem transportasi nasional yang berkeselamatan, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik. 

Dengan memperkuat kolaborasi
bersama DAMRI dan para stakeholder lainnya, perusahaan terus berusaha untuk
dapat menghadirkan layanan yang semakin responsif, profesional, dan berkelanjutan, sebagai wujud nyata kontribusi Jasa Raharja dalam memperkuat pelayanan publik dan mewujudkan keselamatan bagi seluruh masyarakat.

(Red/fzl)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done