AR NEWS

Selasa, 28 April 2026

Jasa Raharja Pastikan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur


Jakarta  - Analisa Rakyat News - 

Jasa Raharja memastikan seluruh korban kecelakaan Kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin malam (27/4/2026), mendapatkan jaminan sesuai ketentuan yang berlaku. Sesuai dengan  ketentuan UU Nomor 33 Tahun 1964 dalam memberikan perlindungan dasar bagi
penumpang, Jasa Raharja bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi
kejadian.

Peristiwa tersebut melibatkan kereta api commuter line yang sedang berhenti di
lintasan dan kereta api jarak jauh yang datang dari arah belakang. Sejak menerima
laporan, petugas Jasa Raharja langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian, PT
KAI, serta rumah sakit tempat korban dirawat. 

Langkah cepat ini dilakukan untuk
memastikan seluruh korban memperoleh penanganan medis dengan jaminan biaya
perawatan, serta proses pendataan berjalan secara akurat.

Petugas Jasa Raharja juga langsung turun ke lokasi kejadian dan fasilitas kesehatan
guna melakukan pendataan serta mempercepat proses penjaminan.

Kehadiran petugas di lapangan merupakan bagian dari komitmen negara untuk hadir dalam setiap musibah yang dialami masyarakat.

Direktur Utama Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa Jasa Raharja
memastikan seluruh hak korban terpenuhi sesuai peraturan yang berlaku.

"Jasa Raharja hadir untuk memastikan setiap korban kecelakaan mendapatkan
perlindungan dasar secara cepat dan tepat. Kami telah menginstruksikan jajaran
untuk segera melakukan pendataan dan menjamin korban yang dirawat di rumah
sakit, serta memastikan seluruh korban memperoleh haknya sesuai ketentuan yang
berlaku" ujarnya. Senin (27/4/2026). 

la juga menegaskan bahwa sinergi dengan berbagai pihak akan terus diperkuat
guna memastikan penanganan korban berjalan optimal dan humanis.

Melalui kolaborasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan, Jasa Raharja
berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam rangka perlindungan
dasar bagi masyarakat.

(Red/fzl)

Bhabinkamtibmas Hadir di kegiatan Suling Sangaji Bersama MUI Dan Tiga Pilar di Musholla Nurul Amal Hadir Juga Ketua LPM Ciketing Udik Salim Samsudin


Kota Bekasi - Analisa Rakyat News - 

Suasana khidmat menyelimuti Musholla Nurul Amal, Kampung Ciketing Timur RT 003/004, Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, saat Bhabinkamtibmas Kelurahan Ciketingudik Aiptu Hendro Suwito SH melaksanakan kegiatan Subuh Keliling sambil Mengaji atau Suling Sangaji bersama Majelis Ulama Indonesia MUI Kelurahan Ciketingudik dan tiga pilar setempat. Minggu (26/4/26).

Kegiatan yang diikuti jamaah Subuh Kelurahan Ciketingudik ini diawali dengan Sholat Subuh berjamaah yang dipimpin Ustadz Amieullah sebagai imam, dilanjutkan tawasulan dan sambutan dari Ketua DKM Musholla Al Karimah serta Plt Camat Bantargebang Drs. Mashope Muhammad http://M.Si. Acara kemudian diisi pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan ceramah agama oleh Ustadz Miftahul Halim sebelum ditutup dengan doa bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran unsur pemerintahan dan masyarakat, mulai dari Lurah Ciketingudik Usep Sudarma Wijaya SE, Ketua MUI Kelurahan Ciketingudik K.H. Wahyudin http://LC.MM, Penasehat LPM Drs. EC. Wanardi, Babinsa Kelurahan Ciketingudik Sertu Tri Hantoro, Ketua LPM Salim Syamsudin, ketua RW dan RT se-Kelurahan Ciketingudik, Ketua Katar Junaedi Salim, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan jamaah Suling Sangaji.

Di tempat terpisah, Kapolsek Bantar Gebang Kompol Sukadi SH, MM mengapresiasi kegiatan Suling Sangaji yang dinilai mampu mempererat sinergi antara Polri, pemerintah, ulama, dan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya memperkuat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga menjadi sarana cooling system yang efektif untuk menjaga kamtibmas tetap kondusif di wilayah Bantargebang,” ujarnya.

Kegiatan Subuh Keliling sambil Mengaji berjalan lancar dengan situasi aman dan tertib hingga selesai.

(Red/fzl)

Senin, 27 April 2026

Abaikan Putusan PTUN, KemenPANRB Tegur Keras Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi


Kota Bekasi - Analisa Rakyat News - 

Kepatuhan pejabat publik terhadap supremasi hukum di Kota Bekasi tengah menjadi sorotan tajam. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, kedapatan mengabaikan putusan pengadilan, yang telah berkekuatan hukum tetap terkait sengketa informasi publik, yang memicu turun tangan langsung dari pemerintah pusat.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), secara resmi melayangkan surat teguran bernomor B/7/PW.01/2026 kepada Kepala DLH Kota Bekasi.

Surat bersifat 'Segera' tersebut diterbitkan, lantaran DLH Kota Bekasi tak kunjung menjalankan Putusan PTUN Bandung Nomor 149/G/KI/2024/PTUN.BDG yang mewajibkan mereka membuka informasi publik kepada DPC AWPI Kota Bekasi.

Ketua DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kota Bekasi, Jerry, memberikan apresiasi tinggi atas langkah tegas KemenPANRB. Menurutnya, teguran ini merupakan wujud nyata pengawasan pusat terhadap birokrasi di daerah yang mencoba membangkang dari putusan hukum.

"Kami mengapresiasi langkah tegas KemenPANRB. Ini adalah sinyal kuat bahwa reformasi birokrasi dan keterbukaan informasi bukan sekadar jargon. Pejabat publik tidak boleh merasa di atas hukum dengan mengabaikan putusan pengadilan yang sudah inkracht," ujar Jerry dalam keterangan tertulis, Minggu (26/4/2026).

Jerry memaparkan, bahwa sengketa bermula dari permohonan informasi publik, terkait bidang lingkungan hidup yang diajukan AWPI. Meski PTUN Bandung telah memenangkan gugatan tersebut dan diperkuat hingga tingkat kasasi pada Januari 2025, DLH Kota Bekasi tetap bergeming hingga April 2026.

AWPI mengingatkan adanya konsekuensi hukum, yang serius bagi pejabat yang sengaja mengabaikan perintah pengadilan. Berdasarkan Pasal 116 UU Nomor 5 Tahun 1986 tentang PTUN, pejabat tersebut dapat dikenakan uang paksa (dwangsom) hingga sanksi administratif.

"Kami mendesak Kepala DLH Kota Bekasi, untuk segera melaksanakan putusan ini secara penuh tanpa syarat. Perlu diingat, putusan pengadilan itu untuk dilaksanakan, bukan untuk dinegosiasi," tegas Jerry.

Lebih lanjut, Jerry mendukung penuh pernyataan KemenPANRB, yang menyebut adanya potensi sanksi disiplin berat jika teguran tersebut kembali diabaikan. Merujuk pada PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS, pejabat yang tidak patuh dapat dijatuhi hukuman berat oleh lembaga berwenang.

Langkah hukum yang ditempuh AWPI ini diklaim semata-mata demi menegakkan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Informasi yang diminta merupakan hak masyarakat, sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kota Bekasi.

"Kami berharap Kepala DLH dan Wali Kota Bekasi selaku atasan, langsung dapat menunjukkan teladan kepatuhan hukum. Jangan sampai preseden buruk ini, mencederai komitmen keterbukaan informasi di Kota Bekasi," tutup Jerry.

( Red/Fzl )

Kolaborasi Jasa Raharja-DPP Organda: Tiga Inisiatif Utama untuk Transformasi Transportasi Publik




Jakarta - Analisa Rakyat News - 

Upaya memperkuat keselamatan transportasi nasional terus digencarkan melalui kolaborasi lintas sektor. Untuk itu, Jasa Raharja hari ini 
( 24/4)menggelar pertemuan dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organda di Kantor Pusat Jasa Raharja, Jakarta, dihadiri oleh Direktur Utama Muhammad Awaluddin beserta jajaran, serta Ketua Umum DPP Organda Adrianto Djokosoetomo dan Sekretaris Jenderal Kurnia Lesani Adnan. 

Pertemuan ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan keselamatan serta kualitas pelayanan publik di sektor transportasi. Sebagai BUMN yang menjadi bagian dari Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus mendorong kolaborasi dengan stakeholder keselamatan transportasi untuk memastikan negara hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat. 

Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan langkah bersama antara Jasa Raharja dan DPP Organda melalui penguatan integrasi data transportasi, peningkatan program
keselamatan, serta pembentukan forum kolaboratif yang dapat direplikasi hingga ke
daerah.

Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan sistem transportasi yang lebih aman,
terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan luas.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa kolaborasi ini difokuskan pada tiga program utama yang akan menjadi prioritas bersama.

"Kami melihat ada tiga program utama yang bisa kita dorong bersama dengan DPP
Organda. Pertama, integrasi data transportasi publik yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, sehingga kebutuhan masyarakat dan kualitas pelayanan publik dapat ditingkatkan secara signifikan. Kedua, penguatan program keselamatan tansportasi melalui kolaborasi nyata di lapangan untuk menekan angka kecelakaan sekaligus menurunkan tingkat fatalitas. Ketiga, pembentukan forum kolaborasi yang tidak hanya berjalan di tingkat nasional, tetapi juga dapat direplikasi di daerah bersama jaringan DPP Organda dan kantor wilayah Jasa Raharja di seluruh Indonesia," ujarnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan peran Jasa Raharja berjalan optimal dalam menghadirkan pelayanan prima dan memastikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Perusahaan juga terus memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis data, sekaligus mengedepankan prinsip melayani sepenuh hati dalam setiap proses pelayanan.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Organda Adrianto Djokosoetomo menyambut baik
sinergi yang dibangun bersama Jasa Raharja.

"Kami mengapresiasi diskusi yang terbuka dan terarah ini. Fokus kami bersama ada pada tiga hal utama, yaitu kolaborasi, keselamatan, dan pendataan. Melalui kerja sama ini, kami berharap pembinaan dan edukasi keselamatan bagi anggota Organda serta masyarakat dapat ditingkatkan secara lebih efektif dan berkelanjutan," ungkapnya.

Kolaborasi antara Jasa Raharja dan DPP Organda juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem transportasi nasional yang lebih terintegrasi. Dengan melibatkan berbagai stakeholder, termasuk operator transportasi dan instansi terkait, program-program yang dihasilkan tidak hanya berdampak pada peningkatan keselamatan, tetapi juga pada efisiensi dan kualitas layanan transportasi secara keseluruhan.

Jasa Raharja berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang berdampak
nyata bagi masyarakat luas. Upaya ini tidak hanya mempertegas peran perusahaan
dalam menghadirkan perlindungan bagi masyarakat, tetapi juga memastikan bahwa
setiap langkah yang diambil memberikan kontribusi terhadap keselamatan dan
kesejahteraan publik.

(Red/fzl)

Jumat, 24 April 2026

Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi di Operasi Ketupat 2026


Semarang - Analisa Rakyat News - 

Jasa Raharja turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Ketupat 2026 yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (23/4). 

Kehadiran Jasa Raharja dalam rakor ini menegaskan komitmen perusahaan sebagai bagian dari BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia untuk terus memperkuat pelayanan publik, khususnya dalam perlindungan terhadap masyarakat pengguna transportasi umum selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 2026.

Rapat koordinasi ini menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 sekaligus merumuskan langkah perbaikan guna meningkatkan keselamatan dan kelancaran Operasi Ketupat dan Angkutan Lebaran ke depan. Kehadiran Jasa Raharja menjadi wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi masyarakat.

Rakor dibuka oleh Kakorlantas Polri lrjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H.,M.Hum. dan dihadiri oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin,Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Utama ASDP Heru Widodo, serta Direktur Pelindo Achmad Muchtasyar.

Kehadiran seluruh stakeholder keselamatan transportasi ini merupakan wujud nyata negara hadir dalam memberikan perlindungan dan memastikan keselamatan masyarakat selama periode mobilitas ldulfitri 2026.

Dalam sambutan pembukaannya, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 tidak hanya diukur dari
kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga dari tingkat keselamatan pengguna jalan. 

la menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas lalu lintas selama periode arus mudik dan balik, termasuk optimalisasi rekayasa lalu lintas,kesiapsiagaan personel, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa
evaluasi ini merupakan bagian penting dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan
kualitas penyelenggaraan angkutan Lebaran.

"Kementerian Perhubungan bersama seluruh stakeholder telah menyampaikan berbagai analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat dan Angkutan Lebaran tahun ini. Harapannya, ke depan penyelenggaraan transportasi Lebaran dapat semakin baik, karena ekspektasi masyarakat terhadap negara terus meningkat.Inovasi harus terus dihadirkan agar masyarakat dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan," ujarnya.

Dalam memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja berperan aktif dalam mendukung keberhasilan Operasi Ketupat melalui berbagai langkah strategis.

Mulai dari koordinasi intensif dengan kepolisian dan instansi terkait, hingga kesiapsiagaan petugas di lapangan dalam memastikan proses penanganan korban kecelakaan berjalan cepat dan tepat sebagai bagian dari komitmen hadir melayani sepenuh hati.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa Rakor
Anev ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

"Evaluasi ini memberikan gambaran menyeluruh atas pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Jasa Raharja berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam percepatan penyerahan santunan dan optimalisasi koordinasi di lapangan, sehingga kehadiran kami benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem transportasi yang berkeselamatan. Melalui dukungan teknologi, penguatan data, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Jasa Raharja terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan adaptif terhadap dinamika di lapangan.

Keikutsertaan dalam Rakor Anev Operasi Ketupat 2026 memperkuat peran Jasa
Raharja dalam mendukung sistem transportasi nasional yang aman dan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor. 

Ke depan, Jasa Raharja akan terus memperkuat perannya sebagai penyelenggara asuransi kecelakaan Jasa Raharja yang andal sekaligus salah satu stakeholder dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas.

(Red/fzl)

Kamis, 23 April 2026

Libatkan Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan

Semarang  - Analisa Rakyat News - 

Jasa Raharja terus melayani dengan sepenuh hati dengan memastikan perlindungan optimal bagi masyarakat pengguna transportasi umum, termasuk melalui penguatan kolaborasi dengan komunitas ojek online (ojol) di berbagai daerah. 

Komitmen ini ditunjukkan melalui kehadiran Jasa Raharja dalam forum silaturahmi yang melibatkan perwakilan pengemudi ojol dari 12 Polda, yangnberlangsung di sela-sela Rapat Koordinasi (Rakor) Pembina Samsat Tahun Anggaran 2026 di Semarang pada hari ini (22/4/2026).

Pada forum silaturahmi yang diinisiasi dan difasilitasi oleh Kakorlantas Polri lrjen Pol.
Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum ini, Direktur Utama Jasa RaharjabMuhammad Awaluddin turut hadir bersama Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol. Prianto, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal, serta Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol. Aries Syahbudin.

Sebagai BUMN yang menjadi bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus menghadirkan pelayanan prima melalui berbagai upaya kolaboratif, termasuk dalam membangun budaya tertib berlalu lintas masyarakat. Melalui forum ini,Jasa Raharja mendorong peran aktif seluruh stakeholder, termasuk komunitas ojol sebagai mitra dalam menciptakan sistem keselamatan transportasi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kakorlantas Polri lrjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan pentingnya pembentukan wadah kolaboratif bagi para pengemudi ojol di seluruh Indonesia. la menyampaikan bahwa kehadiran asosiasi ojol berskala nasional diharapkan dapat menjadi mitra dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan keselamatan di jalan.

"Kami mendorong terbentuknya asosiasi ojol nusantara sebagai wadah komunikasi,edukasi, dan kolaborasi dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan
apresiasi atas inisiatif yang dinilai sejalan dengan berbagai kolaborasi yang telah
dijalankan di sejumlah wilayah. la menegaskan bahwa forum ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi keselamatan transportasi tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi juga
diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan.

"Jasa Raharja mengapresiasi inisiatif ini karena seperti gayung bersambut dengan
kolaborasi yang sebelumnya telah terbangun di beberapa Polda. Forum ini memperkuat bahwa sinergi keselamatan transportasi bukan hanya konsep di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kolaborasi nyata di lapangan," ujarnya.

Lebih lanjut, Awaluddin menjelaskan bahwa Jasa Raharja telah menyiapkan sejumlah program yang akan disinergikan bersama Korlantas Polri, salah satunya terkait penanggulangan gawat darurat pada peristiwa kecelakaan lalu lintas. 

Program ini bertujuan untuk menekan tingkat fatalitas korban melalui respons cepat pada fase krusial pascakecelakaan. Kolaborasi ini juga difasilitasi dengan sistem digital, yaitu
platform digital JRku yang dapat diunduh dan diinstal oleh para pengemudi ojol.

"Melalui platform JRku, para pengemudi ojol dapat menjadi bagian dari ekosistem keselamatan dengan melaporkan kejadian kecelakaan secara cepat. Hal ini diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan dalam golden period dan menurunkan tingkat fatalitas korban," tambah Awaluddin.

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, Jasa Raharja terus memperkuat pelayanan publik melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk bersama komunitas pengemudi ojol, dalam mendukung percepatan penanganan kecelakaan serta optimalisasi manfaat asuransi kecelakaan Jasa Raharja.

Upaya ini menjadi wujud pelayanan prima sekaligus menegaskan bahwa negara hadir dalam membangun ekosistem keselamatan transportasi yang lebih responsif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

(Red/fzl)

Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital dalam Rakor Pembina Samsat 2026 di Semarang


Semarang - Analisa Rakyat News - 

Upaya mempercepat transformasi digital layanan Samsat kian diperkuat melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pembina Samsat Tahun Anggaran 2026 di Semarang, Jawa Tengah, yang berlangsung pada hari ini (22/4/2026). 

Dalam forum nasional ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan semangat melayani sepenuh hati, sekaligus menjawab tuntutan masyarakat akan layanan yang semakin modern dan responsif.

Rakor ini mengusung tema Penguatan Sinergi Pembina Samsat Melalui Transformasi
Digital Guna Meningkatkan Kualitas Layanan Publik dan dihadiri oleh perwakilan dari
tiga pilar Samsat, yaitu Polri, Kementerian Dalam Negeri dan Jasa Raharja, dari
seluruh Indonesia.

Kegiatan ini dibuka oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., serta dihadiri oleh Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si. Rakor juga diikuti oleh seluruh Tim Pembina Samsat (TPS) Provinsi yang terdiri dari Dirlantas Polda, Kepala Bapenda, serta Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja di seluruh Indonesia.

Saat membuka acara, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menekankan pentingnya menjaga sinergi tiga pilar Samsat serta memastikan pelayanan kepada
masyarakat berjalan optimal.

la menyampaikan,"Transformasi pelayanan publik harus terus didorong. Jangan sampai masyarakat yang mau bayar pajak mengalami
kesulitan. Sinergi tiga pilar harus dijaga agar tidak terjadi konflik.' Agus juga menegaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan, sekaligus mendorong kesiapan sumber daya manusia yang mampu mendukung implementasi teknologi di lingkungan Samsat.

Sebagai bagian dari BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus mendorong inovasi layanan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas layanan ke depan. 

Untuk itu, Jasa Raharja menginisiasi tiga poin penting, yaitu integrasi data, perubahan pola layanan menjadi proaktif, serta menghadirkan layanan yang tanpa hambatan bagi masyarakat.

"Bagaimana menyatukan data dan mengintegrasikan data sehingga menjadi satu kesatuan, menjadi integrasi aksi. Kemudian, bagaimana pola-pola yang sebelumnya masih bersifat reaktif dan juga pasif, berubah menjadi proaktif. Serta layanan-layanan yang memang seamless, mudah, presisi, cepat, dan juga murah," jelasnya.

Lebih lanjut, Awaluddin menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan Samsat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni dalam sambutannya turut menekankan pentingnya inovasi layanan yang murah, mudah, dan cepat untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.

Berbagai terobosan seperti Samsat keliling, Samsat malam, hingga layanan jemput bola dinilai menjadi strategi efektif dalam meningkatkan pendapatan daerah.

Selanjutnya di acara tersebut, dilakukan penandatanganan Komitmen dan Program
Kerja Pembina Samsat Tahun 2026. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat integrasi data serta menghadirkan layanan yang lebih efektif dan efisien bagi masyarakat.

Transformasi ini menjadi bukti bahwa negara hadir dalam memberikan kemudahan
layanan kepada masyarakat dalam melakukan administrasi kendaraan dan pembayaran pajak, sekaligus memastikan perlindungan sosial yang optimal. Sebagai salah satu dari tiga pilar Samsat, Jasa Raharja akan terus menghadirkan pelayanan prima yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

(Red/fzl)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done