AR NEWS

Sabtu, 14 Maret 2026

F – Buminu Sarbumusi Kutuk Teror terhadap Aktivis: “Membalas Kritik dengan Kekerasan adalah Pembunuhan terhadap Demokrasi”


Jakarta - Analisa Rakyat News - 

Federasi Buminu Sarbumusi menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan teror kekerasan terhadap aktivis pembela hak asasi manusia Andrie Yunus. Organisasi buruh yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama tersebut menilai segala bentuk teror terhadap aktivis dan pengkritik kebijakan publik merupakan ancaman serius bagi kehidupan demokrasi.

Ketua Umum Federasi Buminu Sarbumusi Ali Nurdin menegaskan bahwa membalas kritik dengan kekerasan adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dalam negara demokrasi. “Teror terhadap pengkritik kekuasaan adalah bentuk pembunuhan terhadap demokrasi. Kritik adalah bagian dari hak konstitusional warga negara. Ketika kritik dibalas dengan teror, maka yang sedang diserang bukan hanya individu, tetapi juga kebebasan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi,” tegas Ali Nurdin dalam pernyataan resminya.

Menurutnya, demokrasi hanya bisa hidup ketika ruang kritik dijaga dan dilindungi. Jika kekerasan dibiarkan menjadi alat untuk membungkam suara kritis, maka negara sedang bergerak menuju situasi yang berbahaya bagi kehidupan sipil.

Federasi Buminu Sarbumusi juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas pelaku dan aktor intelektual di balik aksi teror tersebut. Penegakan hukum yang tegas dinilai penting untuk memastikan bahwa praktik intimidasi terhadap aktivis tidak menjadi preseden buruk bagi masa depan demokrasi di Indonesia.

“Kami meminta pihak yang berwenang untuk mengusut tuntas kasus ini dan menghukum para pelaku dengan setimpal. Negara tidak boleh kalah oleh teror. Jika teror dibiarkan, maka masyarakat akan hidup dalam ketakutan untuk menyampaikan pendapat,” ujar Ali.

Ali Nurdin menegaskan bahwa serangan terhadap seorang aktivis tidak boleh dipandang sebagai persoalan individu semata. Dalam pandangan organisasi tersebut, setiap serangan terhadap pembela hak-hak publik adalah ancaman langsung terhadap kebebasan sipil masyarakat luas. “Korban dari teror ini bukan hanya satu orang. Yang menjadi korban adalah kebebasan berpikir, kebebasan berbicara, dan masa depan demokrasi itu sendiri,” kata Ali Nurdin.

Federasi Buminu Sarbumusi juga mengajak seluruh elemen masyarakat sipil, organisasi buruh, dan komunitas demokrasi untuk bersolidaritas menolak segala bentuk teror dan intimidasi terhadap para pengkritik kekuasaan. “Demokrasi tidak boleh tunduk pada rasa takut. Negara harus memastikan bahwa setiap warga negara bebas menyampaikan kritik tanpa ancaman kekerasan,” pungkasnya.

(Red/Ersya)

Inspiratif! Driver Ojol yang Belajar Ngaji Kini Berencana Bangun Masjid


Jakarta - Analisa Rakyat News - 

Komunitas Ojol Mengaji didorong untuk menyusun arah gerakan yang lebih terencana sekaligus mewujudkan cita-cita besar mereka, termasuk membangun masjid bagi para pengemudi ojek online. Dorongan tersebut mengemuka dalam forum buka puasa bersama dan diskusi yang digelar di Poltangan Southgate, markas Hidayatullah Jakarta Selatan.

Pengurus Komunitas Ojol Mengaji, Virqi Khebot menyampaikan kegiatan komunitasnya sudah berjalan sejak tahun 2019. Meski sempat terhambat pertumbuhannya karena Covid 2020.

“Alhamdulillah kami juga melewati badai pandemi itu, dulunya kegiatan ini berjalan setiap hari yang dibina sama pengurus DPD Hidayatullah Jaksel. Kami berharap ke depan bisa lebih eksis dan programnya lebih optimal ke depan,”ujar Virqi dalam suasana Focus Group Discussion FGD, Jumat (13/3/2026).

Sebulan lalu, lanjut Virqi kami mengunjungi Masjid Sejuta Pemuda. Perjalanan kesana bagian dari salah satu program komunitas yakni Tadabur Alam. Nah dari sana kami punya mimpi bersama, bagaimana mewujudkan masjid untuk Ojol Mengaji. “Masjid Sejuta Pemuda itu buka 24 jam. Sangat ramah terhadap pekerja harian seperti kami,”tegas Virqi.

Direktur Prodaya Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Syamsudin, menilai gerakan Ojol Mengaji memiliki dampak positif yang nyata bagi para anggotanya, khususnya dalam membentuk karakter melalui kegiatan belajar Al-Qur’an dan pengajian.

“Kalau kita lihat dari pengalaman yang disampaikan tadi, dampak dari belajar mengaji itu luar biasa. Orang bisa menjadi lebih sabar, lebih tenang, dan lebih kuat menghadapi kehidupan,” ujar Syamsudin

Menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat membawa perubahan sosial yang lebih luas jika semakin banyak pengemudi ojek online yang terlibat dalam kegiatan serupa.

Syamsudin menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mendikte arah gerakan komunitas, melainkan membantu memfasilitasi gagasan dan harapan yang lahir dari para anggotanya sendiri.

“Saya percaya yang paling tahu kebutuhan komunitas Ojol Mengaji adalah teman-teman sendiri. Kami hadir hanya untuk memfasilitasi agar harapan-harapan itu bisa terwujud,” katanya.

Ia juga mendorong komunitas tersebut mulai merumuskan visi yang lebih jelas, setidaknya untuk tiga tahun ke depan, agar gerakan yang telah berjalan selama enam tahun itu dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Saya belum tahu Ojol Mengaji ini ingin dibawa ke mana ke depan. Tadi ada ide menarik, misalnya membangun masjid untuk para ojol. Secara branding juga keren. Tapi apakah itu hanya bercanda atau benar-benar serius?” ujarnya.

Menurut Syamsudin, keberlanjutan sebuah gerakan tidak mungkin bergantung pada satu pihak saja. Kolaborasi antara komunitas, lembaga, dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan dampak yang lebih besar.

“Tidak mungkin hanya dari DPD saja, tidak mungkin hanya dari BMH saja, dan tidak mungkin hanya dari Ojol Mengaji saja. Tapi kalau potensi itu kita satukan, insyaAllah kita bisa menghadirkan gerakan yang lebih besar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Departemen Dakwah dan Pelayanan Umat DPW Hidayatullah DKI Jakarta, Rahmat Ilahi Hadist, mengajak anggota komunitas untuk tidak ragu mewujudkan cita-cita besar tersebut.

Rahmat menyampaikan bahwa gagasan membangun masjid bagi komunitas ojek online merupakan niat baik yang patut diperjuangkan bersama.

“Hari ini hari terbaik, hari Jumat. Bulan ini juga bulan terbaik, bulan Ramadan. Dan tempat ini adalah yang terbaik, sebab tidak ada tempat terbaik di muka bumi selain disitu juga kita bersujud kepada Allah. Maka niat baik ini insyaAllah memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rahmat juga menceritakan pengalaman hidupnya yang pernah bekerja sebagai tukang ojek, penjual koran, hingga berdagang donat ketika menempuh pendidikan di Jakarta. Pengalaman tersebut membuatnya merasa dekat dengan para pengemudi ojek online yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Saya pernah jadi tukang ojek waktu kuliah di Jakarta. Jadi saya merasa tidak ada jarak dengan bapak-bapak sekalian,” katanya.

Menurut Rahmat, sebuah cita-cita besar tidak perlu ditakuti hanya karena terlihat sulit diwujudkan. Bahkan jika masih berupa mimpi, niat tersebut tetap memiliki nilai di sisi Allah. “Kita boleh bermimpi setinggi langit. Kalau pun jatuh, kita akan jatuh di antara bintang-bintang,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam Islam, niat baik sudah bernilai ibadah meskipun belum terwujud. Jika kemudian niat tersebut benar-benar terlaksana, maka nilainya menjadi lebih besar lagi.

Karena itu, Rahmat mengajak anggota komunitas Ojol Mengaji untuk mulai mengambil langkah kecil namun konsisten, seperti menyisihkan sebagian rezeki untuk mewujudkan cita-cita bersama tersebut.

“Misalnya dari rezeki yang kita dapatkan setiap hari, kita sisihkan sedikit untuk niat membangun masjid. Dari yang kecil itu bisa menjadi magnet yang menghadirkan kebaikan yang lebih besar,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kekuatan utama komunitas terletak pada kebersamaan dan semangat persaudaraan. “Kita semua ini seperti bintang. Ada yang terang, ada yang redup. Tapi ketika kita bersatu, semuanya akan bersinar. Itulah ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.

Melalui pertemuan tersebut, berbagai pihak berharap komunitas Ojol Mengaji dapat terus berkembang sebagai gerakan dakwah berbasis komunitas yang tidak hanya memperkuat spiritualitas anggotanya, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

(Red/Ersya)

Jumat, 13 Maret 2026

Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar "Ngobrol Santai.Bersama Pakar Transportasi"


Jakarta -  Analisa Rakyat Nees - 

PT Jasa Raharja menggelar forum diskusi bertajuk Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi yang mempertemukan para pakar transportasi, akademisi, serta pemangku kepentingan untuk membahas kesiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. 

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Jasa Raharja, Jakarta, pada Rabu (11/03/2026) ini menjadi ruang dialog untuk menghimpun berbagai pandangan strategis terkait keselamatan transportasi dan pengelolaan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

Hadir dalam diskusi tersebut sejumlah pakar transportasi, di antaranya Ki.Darmaningtyas, bersama para akademisi dan perwakilan komunitas transportasi dari.Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). Forum ini juga dihadiri oleh Direktur Utama.Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, serta Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho.

Direktur Utama Jasa Raharja menyampaikan bahwa diskusi bersama para pakar
transportasi menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan seluruh
pemangku kepentingan dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik
Lebaran.

"Dalam pertemuan sore ini kami menerima banyak masukan dari para pakar transportasi. Banyak hal yang saling bersambut, termasuk penjelasan dari Bapak.Kakorlantas mengenai kesiapan Operasi Ketupat Lebaran.  Bagi kami di Jasa Raharja,. momen ini sangat penting karena menyangkut keselamatan jutaan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik," ujar Awaluddin.

la menjelaskan, Jasa Raharja telah menyiapkan berbagai langkah operasional dalam program Siaga Lebaran 2026. 

Di antaranya melalui mobilisasi sekitar 2.000 personel di 29 kantor wilayah, 63 cabang, dan 38 kantor pelayanan di seluruh Indonesia, serta penguatan 29 Tim Jasa Raharja Reaksi Cepat yang terdiri dari lima tim terpusat dan
24 tim yang tersebar di berbagai daerah.

Selain itu, Jasa Raharja juga berkontribusi dalam 25 Pos Pelayanan Terpadu di sejumlah wilayah strategis jalur mudik, serta memberikan dukungan operasional melalui 15 hibah tenda taktis untuk mendukung pelayanan selama Operasi Ketupat.

"Kami juga memperkuat sistem monitoring digital melalui integrasi data kecelakaan
secara online dengan rumah sakit, serta menjalankan kegiatan edukasi dan imbauan
keselamatan di sekitar 1.700 titik lokasi. Semua ini dilakukan melalui koordinasi aktif
bersama stakeholder, termasuk dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," kata Awaluddin.

la menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam seluruh
rangkaian kesiapan mudik.

"Harapan kami sederhana: masyarakat berangkat mudik.dengan selamat dan kembali juga dengan selamat. Karena itu, keselamatan bertransportasi harus menjadi prioritas bersama seluruh pihak," ujarnya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan
apresiasi atas inisiatif Jasa Raharja yang menghadirkan forum diskusi bersama para
pakar transportasi dan akademisi.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Dirut Jasa Raharja yang telah mengundang kami bersama para pakar transportasi dan akademisi untuk mendapatkan saran dan masukan. Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan momentum sosial dan spiritual selama Ramadan hingga Idulfitri berjalan aman," ujarnya.

la menyampaikan bahwa seluruh rangkaian skenario pengamanan mudik telah
disiapkan secara kolaboratif oleh berbagai pihak.

"Kami siap menjaga masyarakat yang berangkat mudik hingga sampai tujuan dan kembali dengan selamat. Sederhana
saja berangkat selamat, pulang juga selamat. Skenario pengamanan di jalan tol, jalan
arteri, penyeberangan, tempat wisata, hingga tempat ibadah telah dikolaborasikan.
Kata kunci dari Operasi Ketupat adalah keselamatan, kolaborasi, dan sinergitas," kata
Agus.

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut juga menjadi ruang bagi para pakar transportasi untuk memberikan berbagai masukan strategis guna memperkuat langkah-langkah operasional di lapangan. Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, akademisi, dan para pemangku kepentingan transportasi, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.

(Red/fzl)

Satu Tahun Danantara Indonesia: Memperkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Dukungan Nyata Jasa Raharja Bagi Pendidikan Generasi Emas Indonesia




Jakarta - Analisa Rakyat News - 

Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanan kelembagaannya melalui kegiatan refleksi bersama yang diselenggarakan di Wisma Danantara, Jakarta, pada Rabu (11/3/2026). 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden
Republik Indonesia, para Menteri Kabinet, serta pimpinan dan seluruh insan
Danantara. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada seluruh insan Danantara Indonesia mengenai pentingnyabmenjaga integritas, disiplin tata kelola, serta orientasi jangka panjang dalam
pengelolaan aset negara guna memperkuat fondasi pembangunan ekonomi nasional.

Presiden menegaskan bahwa Danantara Indonesia dibentuk untuk memastikan
pengelolaan aset negara dilakukan secara profesional dan berorientasi pada
kepentingan jangka panjang bangsa, sehingga mampu memberikan nilai tambah yang nyata bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

"Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara
yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Dalam satu
tahun ini sudah terlihat bahwa dengan manajemen yang baik, tata kelola yang disiplin, serta komitmen yang kuat, kinerja pengelolaan aset negara dapat meningkat secara signifikan. Namun capaian ini baru awal. Ke depan kita harus terus memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja agar pengelolaan aset negara benar-benar
memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia, " ujarnya.

Syukuran satu tahun ini mengusung tema "Satu Danantara", yang mencerminkan
semangat seluruh BUMN untuk bergerak dalam satu langkah bersama dalam
memperkuat fondasi ekonomi nasional dan menciptakan dampak yang lebih luas bagi
generasi yang mendatang.

Rosan Roeslani, CEO Danantara Indonesia, menyampaikan bahwa tahun pertama
perjalanan Danantara difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan dan tata
kelola yang kuat, sekaligus memastikan bahwa arah pengelolaan investasi negara
tetap berpijak pada penciptaan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

"Pengelolaan aset negara pada akhimya harus memberikan dampak nyata bagi masa
depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan
juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara Indonesia," ujarnya.

Komitmen tersebut tercermin tidak hanya dalam penguatan tata kelola dan struktur
pengelolaan aset negara, tetapi juga dalam berbagai inisiatif yang menegaskan bahwa
hasil pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk
bagi generasi muda Indonesia.

Sebagai simbol komitmen terhadap masa depan anak bangsa, pada kesempatan
tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi
anak-anak di seluruh Indonesia. 

Program ini dilaksanakan secara serentak oleh BUMN di berbagai daerah sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan dan persiapan Generasi Emas Indonesia.

Sebagai bagian dari semangat "Satu Danantara", Jasa Raharja turut berkontribusi
dalam program pembagian perlengkapan sekolah bagi anak-anak Indonesia melalui
penyaluran 2.000 paket perlengkapan sekolah kepada siswa di wilayah Gorontalo.

Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan
bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen mendukung inisiatif
Danantara Indonesia dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia.

"Anak-anak hari ini adalah generasi yang kelak akan melanjutkan perjalanan bangsa. Melalui
dukungan sederhana perlengkapan sekolah ini, kami berharap mereka dapat belajar
dengan lebih semangat dan percaya diri, karena masa depan Indonesia dibangun dari
mimpi dan pendidikan generasi mudanya," ujarnya.

Melalui momentum satu tahun perjalanan ini, Danantara Indonesia menegaskan
kembali komitmennya untuk terus memperkuat fondasi tata kelola, meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara, serta mendorong investasi strategis yang memberikan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang bagi Indonesia.

"Satu tahun pertama ini adalah fase membangun fondasi. Ke depan, fokus kami adalah memastikan fondasi tersebut diterjemahkan menjadi kinerja yang nyata,
melalui tata kelola yang kuat, pengelolaan aset negara yang profesional, serta investasi strategis yang memberikan manfaat bagi perekonomian nasional dan masa depan generasi Indonesia."tutup Rosan.

(Red/fzl)

Kamis, 12 Maret 2026

Nama Pajar Ketua Insan Pers Keadilan Dicatut, Dugaan Pemerasan Terkuak

Tapung Hulu - Analisa Rakyat News -

Ketua Umum Insan Pers Keadilan, Pajar Saragih, mengeluarkan pernyataan tegas terkait dugaan pencatutan namanya oleh oknum tak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi. Ia menegaskan tidak pernah memberi perintah kepada siapa pun untuk meminta uang kepada pengusaha maupun instansi pemerintah dengan mengatasnamakan dirinya.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi mengenai seseorang yang diduga mengaku sebagai utusan Pajar Saragih dan meminta uang sebesar Rp3.500.000 kepada seorang pria berinisial DM.

Informasi yang beredar menyebutkan permintaan uang itu dikaitkan dengan dugaan aktivitas bisnis BBM ilegal di wilayah Tapung Hulu. Namun, Pajar menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kaitan dengan permintaan tersebut.

“Saya tegaskan, saya tidak pernah menyuruh siapa pun, baik anggota Insan Pers Keadilan maupun individu lain, untuk meminta uang dengan cara yang melanggar hukum. Jika ada pihak yang menjual nama saya untuk kepentingan pribadi, itu merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan,” ujar Pajar dalam keterangan resminya, Kamis (12/3/2026).

Ia juga menegaskan bahwa setiap bentuk komunikasi atau kerja sama yang melibatkan dirinya maupun organisasi Insan Pers Keadilan selalu dilakukan secara resmi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, dugaan pencatutan nama tersebut berpotensi merusak reputasi organisasi dan profesi jurnalis. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mudah percaya pada pihak yang mengaku membawa namanya tanpa bukti resmi.

Pajar juga mengimbau kepada siapa pun yang merasa dirugikan oleh oknum yang mencatut namanya agar segera menempuh jalur hukum.

“Jika ada pihak yang merasa dirugikan oleh tindakan oknum tersebut, silakan melapor kepada aparat penegak hukum agar persoalan ini dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah klarifikasi ini merupakan bagian dari komitmen organisasi Insan Pers Keadilan untuk menjaga integritas profesi pers serta memastikan setiap kemitraan dengan pihak mana pun berjalan secara profesional sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(Red/AR)

Negara Buka Jalan ke Luar Negeri Tanpa Jerat Rentenir: KUR Penempatan PMI 2026 Resmi Diluncurkan


Jakarta - Analisa Rakyat News - 

Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) resmi meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penempatan Pekerja Migran Indonesia Tahun 2026, sebuah skema pembiayaan yang dirancang untuk membantu calon pekerja migran mengakses dana keberangkatan tanpa harus terjerat pinjaman berbunga tinggi.

Menteri P2MI, Mukhtarudin, mengatakan program ini menjadi langkah strategis negara untuk mengatasi persoalan klasik yang kerap menghantui calon pekerja migran: keterbatasan modal pada tahap pra-penempatan.

Menurutnya, tidak sedikit calon pekerja migran yang selama ini terpaksa meminjam dana dari lembaga nonformal atau rentenir dengan bunga mencekik hanya untuk menutup biaya pelatihan hingga tiket keberangkatan.

“KUR Penempatan ini hadir agar para pekerja migran tidak lagi terjebak pinjaman mahal. Pemerintah memberikan skema pembiayaan yang aman dan terjangkau,” ujar Mukhtarudin dalam keterangan tertulis, Kamis (12/3/2026).

Dalam skema terbaru ini, pemerintah menetapkan suku bunga hanya 6 persen, jauh lebih rendah dibandingkan bunga pinjaman komersial yang dapat mencapai 12 persen. Calon pekerja migran juga dapat mengakses pembiayaan hingga Rp100 juta dengan tenor maksimal tiga tahun.

Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pra-penempatan, mulai dari biaya pelatihan, sertifikasi kompetensi, pengurusan dokumen, hingga tiket keberangkatan ke negara tujuan kerja.

Perubahan Tata Kelola Anggaran

Mukhtarudin juga menyoroti adanya perubahan penting dalam tata kelola program ini. Sejak akhir Desember 2025, kewenangan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk KUR Penempatan telah dialihkan dari Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah ke Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Menurutnya, perubahan ini memperkuat peran kementerian dalam memastikan perlindungan pekerja migran secara menyeluruh, mulai dari tahap sebelum berangkat, saat bekerja di luar negeri, hingga setelah kembali ke tanah air.

Remitansi Terus Menguat

Dari sisi ekonomi, kontribusi pekerja migran terhadap perekonomian nasional juga terus menunjukkan tren positif.

Data Bank Indonesia mencatat remitansi yang dikirim pekerja migran mencapai Rp253 triliun pada 2024, dan meningkat 14 persen menjadi sekitar Rp288 triliun pada 2025.

Selain itu, jumlah penempatan pekerja migran pada 2025 juga melampaui target. Dari target awal 253 ribu orang, realisasi penempatan mencapai 296 ribu pekerja migran.

Mukhtarudin menegaskan remitansi tersebut memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat di daerah.

“Uang yang dikirim pekerja migran menggerakkan ekonomi keluarga di desa-desa, meningkatkan daya beli, sekaligus memperkuat cadangan devisa negara,” katanya.

Sosialisasi Hingga Tingkat Desa

Agar program ini benar-benar dirasakan masyarakat, Mukhtarudin menginstruksikan seluruh jajaran kementerian dan perbankan untuk melakukan sosialisasi secara luas hingga ke desa-desa.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari peluncuran seremonial, tetapi dari sejauh mana masyarakat mengetahui dan mampu mengakses fasilitas tersebut.

“Program ini harus sampai ke masyarakat. Bank penyalur harus aktif bergerak agar calon pekerja migran memahami cara mengaksesnya,” tegasnya.

Target Penyaluran Rp393,5 Miliar
Sementara itu, Direktur Jenderal Penempatan P2MI, Ahnas, menyebut pemerintah menargetkan penyaluran KUR Penempatan sebesar Rp393,5 miliar pada tahun 2026.

Jika pada tahun sebelumnya pemanfaatan pembiayaan masih banyak digunakan untuk program magang, tahun ini pemerintah ingin memperluas akses bagi seluruh calon pekerja migran Indonesia.

Untuk mewujudkan target tersebut, pemerintah menggandeng 17 lembaga penyalur, termasuk bank nasional dan daerah seperti Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank BJB, serta sejumlah Bank Pembangunan Daerah lainnya.

Peluncuran program ini digelar di Kantor P2MI Jakarta Selatan pada Rabu (11/3), dan turut dihadiri Wakil Menteri P2MI Christina Aryani, Sekretaris Jenderal P2MI Dwiyono Wibowo, serta perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia dan Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

Dengan hadirnya KUR Penempatan 2026, pemerintah berharap perjalanan para pekerja migran menuju luar negeri tidak lagi dimulai dengan beban utang mahal, melainkan dengan dukungan pembiayaan yang lebih adil dan terjangkau.

(Red/Ersya)

Transformasi Digital Pelayanan Publik Diapresiasi, Jasa Raharja Raih Dua di Ajang Penghargaan Anugerah BUMN 2026

Jakarta - Analisa Rakyat News - 

Upaya transformasi digital yang dilakukan Jasa Raharja mendapatkan pengakuan di tingkat nasional.  Dalam ajang Anugerah BUMN 2026 ke- 15 yang diselenggarakan oleh BUMN Track bersama BTA Academy di Jakarta,Selasa, 10 Maret 2026.

Jasa Raharja berhasil meraih dua penghargaan sekaligus yang menegaskan keberhasilan perusahaan dalam memperkuat inovasi layanan berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pada ajang tersebut, Jasa Raharja meraih penghargaan Kategori Korporat - Anak Perusahaan BUMN , Transformasi Digital Perusahaan Terbaik. Selain itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin juga menerima penghargaan KategorinBest CEO - Anak Perusahaan BUMN: Best CEO Digital Public Service Transformation.

Anugerah BUMN merupakan ajang apresiasi tahunan yang diberikan kepada perusahaan BUMN dan anak perusahaan BUMN yang dinilai berhasil mendorong transformasi organisasi, inovasi bisnis, serta kepemimpinan yang berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional. 

Tahun ini, penghargaan tersebut mengangkat tema "BUMN Menuju Indonesia Emas Tata Kelola Kuat, Nilai Ekonomi Berkelanjutan". 

Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2026 Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. mengatakan bahwa transformasi yang dilakukan perusahaan negara tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga perubahan budaya organisasi.

"Transformasi BUMN tidak boleh berhenti pada restrukturisasi organisasi. Karena transformasi sejati adalah transformasi budaya, mindset yang berorientasi pada
speed, scale, dan sustainability. Dalam kerangka itu, penghargaan ini diharapkan
menjadi katalis perubahan, bukan tujuan akhir," ungkapnya.

Menerima dua penghargaan di Anugerah BUMN 2026, Direktur Utama Jasa Raharja
Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadinpengakuan eksternal atas upaya perusahaan dalam memperkuat digitalisasi layanan kepada masyarakat. Transformasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan yang cepat, transparan, dan terintegrasi.

"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa transformasi digital yang dilakukan Jasa
Raharja mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kami terus mengembangkan berbagai inovasi layanan berbasis teknologi untuk memastikan masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel," ujar Awaluddin.

la menjelaskan bahwa berbagai inovasi digital yang dikembangkan perusahaanNberperan penting dalam mempercepat proses layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja, mulai dari integrasi data dengan kepolisian dan rumah sakit hingga percepatan proses penyerahan santunan kepada korban kecelakaan transportasi.

Upaya tersebut menjadi salah satu wujud negara hadir dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Transformasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung agenda besar transformasi BUMN, termasuk penguatan tata kelola dan optimalisasi nilai ekonomi melalui ekosistem perusahaan negara yang semakin terintegrasi, sejalan dengan pembentukan Danantara Indonesia sebagai pengelola aset dan investasi strategis negara.

Jasa Raharja akan terus memperkuat transformasi digital dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan layanan yang semakin cepat, akurat, dan mudah diakses
masyarakat. 

Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus menghadirkan pelayanan prima kepada masyarakat serta menjalankan mandat perusahaan dengan semangat melayani sepenuh hati.

(Red/fzl)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done