AR NEWS

Minggu, 22 Februari 2026

Wali Kota Bekasi Terima Audiensi Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa, Prestasi Internasional Jadi Motivasi Sanggar Lain

Kota Bekasi - Analisa Rakyat News -

Wali Kota Bekasi hari ini menerima audiensi dari Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa di ruang kerja Wali Kota Bekasi. Pertemuan tersebut menjadi momen apresiasi atas keberhasilan sanggar dalam meraih tiga prestasi membanggakan pada ajang final internasional The Asia Students Arts Festival 2026 yang digelar di YTheatre, Hong Kong, pada 1 dan 8 Februari 2026.

Dalam kompetisi tersebut, Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa berhasil mengharumkan nama Indonesia, khususnya Kota Bekasi, dengan torehan prestasi sebagai berikut:

Tim Gantari Gita Khatulistiwa Teens meraih Champion (Juara 1) kategori Folk Dance Group Open Age.

Tim Gantari Gita Khatulistiwa Kids meraih 1st Runner Up (Juara 2) kategori Folk Dance Group Age 10–11 Years Old.

Tim Gantari Gita Ensemble meraih 1st Runner Up kategori Music Ensemble Group Open Age. Ajang final internasional ini diikuti oleh para Top 3 dari setiap kategori hasil babak preliminary regional Asia yang sebelumnya diselenggarakan di China, Hong Kong, Macau, Thailand, Australia, Singapura, Malaysia, Taiwan, Vietnam, dan Indonesia. Dengan persaingan yang ketat dan standar penilaian internasional, capaian tersebut menjadi bukti kualitas pembinaan seni yang dilakukan secara konsisten.

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Bekasi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta, pelatih, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin latihan, serta komitmen dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya bangsa.

“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kota Bekasi. Anak-anak kita mampu tampil percaya diri di panggung internasional dan bersaing dengan negara-negara lain di Asia,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi sanggar-sanggar seni lainnya di Kota Bekasi untuk terus berkembang dan berani menargetkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya berharap prestasi membanggakan ini menjadi penyemangat bagi sanggar-sanggar lain untuk terus meningkatkan kualitas, memperkuat pembinaan, dan mencetak generasi muda yang berprestasi serta membawa nama baik Kota Bekasi di kancah dunia,” tambahnya.

Audiensi ini juga menjadi ruang diskusi terkait penguatan ekosistem seni dan budaya di Kota Bekasi, termasuk dukungan pemerintah dalam bentuk fasilitasi, promosi, hingga kolaborasi lintas sektor. Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus mendorong tumbuhnya ruang-ruang kreatif bagi generasi muda agar bakat dan potensi mereka dapat berkembang secara optimal.

Dengan semangat kolaborasi antara komunitas seni dan pemerintah daerah, diharapkan semakin banyak talenta muda Kota Bekasi yang mampu menorehkan prestasi serta menjadikan seni dan budaya sebagai identitas sekaligus kebanggaan daerah.

(Red/fzl)

Baznas Kabupaten Bekasi Tahun 2026 Targetkan Rp3 Miliar dari Zakat Fitrah dengan 50 Titikl Distribusi


Cikarang Pusat - Analisan Rakyat News -

Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, Aminnulloh memaparkan realisasi pengumpulan zakat fitrah Tahun 2025 mencapai Rp2.097.464.000, dengan sumber penghimpunan berasal dari perangkat dinas (PD), sekolah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta dukungan sektor swasta dan masyarakat umum.

Capaian tersebut, menurutnya, menjadi fondasi kuat untuk meningkatkan target penghimpunan pada Tahun 2026 agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi.

“Tahun lalu kami mengumpulkan Rp2.097.464.000, dan tahun 2026 ini kami menargetkan peningkatan menjadi Rp3.030.000.000,” ungkapnya kepada bekasikab.go.id pada Sabtu (21/02/2026).

Ia menjelaskan bahwa strategi pencapaian target dilakukan dengan memperkuat peran bendahara dinas sebagai UPZ, mengoptimalkan UPZ sekolah, serta memperluas kolaborasi dengan perusahaan dan sektor swasta yang telah menjalin kerja sama. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pengumpulan zakat fitrah sehingga proses penghimpunan dapat berjalan lebih sistematis, transparan, dan akuntabel.

“Pengumpulan di dinas melalui bendahara yang menjadi UPZ, di sekolah melalui UPZ sekolah dan korwil, serta dari swasta dan masyarakat umum,” terangnya.

Selain penguatan jejaring UPZ, Baznas Kabupaten Bekasi juga membuka delapan titik konter layanan di sejumlah lokasi strategis untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah.

Konter layanan tersebut ditempatkan di Aeon Mall Deltamas, Masjid Pemda, BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Cibitung, sejumlah perusahaan, perguruan tinggi, serta Mall Pelayanan Publik (MPP) Cikarang yang memiliki tingkat kunjungan masyarakat cukup tinggi.

“Setiap konter dijaga dua petugas dari mahasiswa penerima beasiswa Baznas yang telah kami latih agar pelayanan berjalan profesional,” ujarnya.

Aminnulloh menambahkan bahwa pihaknya juga akan menggelar sosialisasi kepada seluruh UPZ dari dinas, sekolah, yayasan, hingga perusahaan guna menyamakan persepsi terkait mekanisme pengumpulan dan pelaporan zakat fitrah.

“Kami akan mengundang seluruh UPZ untuk sosialisasi agar pengumpulan zakat fitrah tahun ini lebih optimal dan terkoordinasi,” katanya.

Dalam aspek pendistribusian, ia menyebutkan bahwa tahun sebelumnya zakat fitrah telah disalurkan ke 46 titik desa secara bergilir sebagai bentuk pemerataan manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

“Tahun ini kami targetkan minimal 50 titik penyaluran dan memprioritaskan wilayah terdampak banjir di sekitar 14 kecamatan, serta kami imbau masyarakat yang merasa keberatan dengan nominal uang dapat menunaikan zakat dengan beras 2,5 kilogram sesuai fiqh, dan bagi masjid atau lembaga agar segera membentuk UPZ resmi sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 demi pengelolaan zakat yang profesional dan memiliki legalitas yang jelas,” pungkasnya.

(Red/AR)

Sabtu, 21 Februari 2026

Angkat Ekonomi Warga Pesisir, 4.000 Hektare Tambak Muaragembong Siap Direvitalisasi

Subang - Analisa Rakyat News - 

Pemerintah Kabupaten Bekasi menyambut baik program Revitalisasi Tambak Pantura Jawa Barat dari pemerintah pusat yang dinilai akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat pesisir, baik dari sisi peningkatan produksi maupun penyerapan tenaga kerja.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja saat menghadiri Rakor Percepatan Program Revitalisasi Tambak Pantura Jawa Barat bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, pada Jumat (20/2/2026).

dr. Asep Surya Atmaja menyampaikan, Kabupaten Bekasi memiliki potensi tambak yang cukup besar, khususnya di wilayah Kecamatan Muaragembong. Namun, luas lahan tambak yang aktif saat ini mengalami penyusutan dibandingkan kondisi sebelumnya.

Menurutnya, secara historis Kabupaten Bekasi memiliki sekitar 7.000 hektar lahan tambak, namun saat ini yang masih aktif kurang lebih 4.000 hektar. Dari luasan tersebut, sekitar 4.000 hektar inilah yang direncanakan masuk dalam program revitalisasi. 

“Insya Allah dengan adanya dukungan revitalisasi tambak dari Pemerintah Pusat, produktivitas akan meningkat dan peluang kerja juga akan bertambah. Harapannya tentu angka kemiskinan bisa berkurang dan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya di Muaragembong, semakin meningkat,” katanya.

dr. Asep menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan kawasan pesisir secara terpadu. Selain revitalisasi tambak, rencana pembangunan rumah pesisir oleh pemerintah provinsi diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan secara menyeluruh.

Ia berharap program revitalisasi ini dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis perikanan budidaya serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

“Jika kawasan tambaknya tertata dengan baik dan didukung hunian yang layak, maka pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir akan semakin kuat,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Ida Mayani, menjelaskan bahwa dalam rapat tersebut secara khusus dibahas revitalisasi tambak yang berlokasi di Kecamatan Muaragembong sebagai tahap awal pelaksanaan program di Kabupaten Bekasi. 

Ia menyampaikan bahwa selama ini sebagian besar tambak yang dikelola nelayan masih bersifat konvensional dengan sistem tradisional dan penataan lahan yang belum optimal. Melalui program revitalisasi, kawasan tambak akan ditata ulang dengan pendekatan yang lebih modern dan terintegrasi.

Pada tahap pertama, program revitalisasi difokuskan di Kecamatan Muaragembong, sebelum nantinya dikembangkan ke wilayah lain sesuai dengan kesiapan lahan dan perencanaan teknis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Tambak para nelayan selama ini masih menggunakan sistem konvensional. Ke depan akan dilakukan penataan ulang dengan sistem yang lebih modern agar produktivitas meningkat dan perekonomian masyarakat, khususnya nelayan di Muaragembong, dapat berkembang lebih baik,” jelasnya.

(Red/AR)

Sertijab Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Plt Bupati Tekankan Keberlanjutan Sinergi Pemda dengan TNI

Cikarang Pusat - Analisa Rakyat News - 

Penguatan sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bekasi dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mempercepat pembangunan daerah. Kolaborasi lintas sektor tersebut diperlukan untuk memastikan program pembangunan berjalan optimal serta keamanan wilayah tetap kondusif.

Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, saat menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Kodim (Dandim) 0509/Kabupaten Bekasi dari Letkol Arh Sabdho Aji Wibowo kepada Letkol Inf Michael Ronald Simbolon, yang berlangsung di Aula Babinsa Makodim 0509/Kabupaten Bekasi, Jumat (20/2/2026).

Plt Bupati Bekasi menegaskan bahwa kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah selama ini telah berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami merasakan betul bagaimana sinergi yang terbangun selama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Letkol Arh Sabdho Aji Wibowo atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat sebagai Dandim 0509/Kabupaten Bekasi.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi, saya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah kita bangun bersama. Banyak program yang kita jalankan, mulai dari Koperasi Merah Putih, pembangunan jalan dan jembatan, hingga kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan sejumlah program tersebut menjadi fondasi penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat ketahanan wilayah.

“Beliau telah meninggalkan legacy yang baik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Ini menjadi catatan positif sekaligus pijakan untuk melanjutkan kerja-kerja kolaboratif ke depan,” tambahnya.

Kepada Dandim yang baru, Letkol Inf Michael Ronald Simbolon, Plt Bupati menyampaikan harapan agar sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan, baik dalam aspek pembangunan maupun penguatan keamanan wilayah.

“Saya ucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Kabupaten Bekasi. Kami berharap kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat terus diperkuat, karena keamanan dan pembangunan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa stabilitas wilayah menjadi prasyarat utama dalam menciptakan iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita membutuhkan wilayah yang aman dan kondusif agar pembangunan berjalan optimal. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh unsur Forkopimda harus terus kita jaga,” ujarnya.

dr. Asep memastikan Pemerintah Kabupaten Bekasi akan selalu membuka ruang kerja sama yang konstruktif dengan jajaran TNI.

“Kami membuka tangan untuk terus bekerja bersama, merumuskan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, demi mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

(Red/Ersya)

Jumat, 20 Februari 2026

Tradisi Meugang, Baznas Kabupaten Bekasi Salurkan 8 Ekor Sapi untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Cikarang Pusat - Analisa Rakyat News - 

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan delapan ekor sapi untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian tradisi Meugang menjelang Ramadhan 1447 Hijriyah.

Ketua Baznas Kabupaten Bekasi H. Aminullah menyampaikan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar bantuan pangan, melainkan wujud kehadiran dan empati bagi masyarakat yang tengah bangkit dari bencana.

“Kami hadir untuk membersamai masyarakat Aceh Tamiang agar tetap semangat menyambut Ramadhan, meski di tengah situasi pascabencana,” ujar H. Aminullah pada Kamis (19/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa bantuan sapi meugang tersebut ditujukan agar masyarakat tetap dapat menjalankan tradisi menyantap daging bersama keluarga sebelum memasuki bulan suci, sebagaimana kebiasaan turun-temurun masyarakat Aceh.

Menurutnya, Meugang memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar penyembelihan hewan atau makan bersama, karena di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, solidaritas, serta penguatan spiritual menjelang Ramadhan.

“Meugang bukan sekadar menyembelih sapi atau makan bersama, tetapi memiliki nilai spiritualitas dan emosional yang mendalam bagi rakyat Aceh,” tegasnya.

Aminullah menambahkan bahwa proses penyaluran bantuan telah dikoordinasikan secara intensif dengan Baitul Mal Kabupaten Aceh Tamiang agar distribusi daging tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan bantuan lainnya.

Ia menyebut koordinasi tersebut penting untuk memastikan para dhuafa dan penyintas banjir benar-benar menerima manfaat, termasuk menyesuaikan dengan bantuan dari pemerintah pusat maupun Baznas RI.

“Kami memastikan bantuan ini terdistribusi secara adil dan terdata dengan baik sehingga tidak terjadi duplikasi, serta benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kabupaten Aceh Tamiang, M. Nurdin, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Baznas Kabupaten Bekasi yang telah membantu masyarakat Aceh Tamiang menjaga tradisi Meugang di tengah kondisi pemulihan pascabencana.

“Alhamdulillah, Kabupaten Aceh Tamiang mendapatkan delapan ekor sapi untuk Meugang dari Baznas Kabupaten Bekasi, ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujar Nurdin.

Ia menjelaskan bahwa tradisi Meugang merupakan warisan budaya masyarakat Aceh yang dirayakan tiga kali dalam setahun, yakni menjelang Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, sebagai wujud rasa syukur sekaligus mempererat tali kebersamaan.

Menurutnya, dalam situasi pascabanjir, kehadiran bantuan tersebut bukan hanya membantu secara materi, tetapi juga menguatkan semangat masyarakat untuk kembali bangkit dan menatap masa depan dengan optimisme.

“Kami berharap sinergi ini terus terjalin, sehingga nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian antar daerah dapat semakin memperkuat persaudaraan serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

(Red/AR)

Kamis, 19 Februari 2026

Update Dugaan TPPO 13 Perempuan Asal Jabar di NTT, Polda Jabar Atur Strategi Pemulangan Korban

Bandung - Analisa Rakyat News - 

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan menyampaikan informasi terkini perihal 13 perempuan asal Jabar yang menjadi korban kekerasan saat bekerja di sebuah Pub Karaoke di wilayah Sikka, NTT.

Menurut Hendra, sejak 3 Februari 2026 jajaran Polres Sikka telah menerbitkan laporan dari tindakan responsif di mana saat itu patroli jaganya merespon postingan di media sosial, ada salah satu karyawan di Pub Karaoke wilayah Sikka, NTT, mengalami ancaman fisik dan kekerasan.

Kemudian, dilakukan razia dan benar soal keluhan yang dialami karyawan karaoke di sana, dan terkumpul ada 13 perempuan asal Jabar yang menjadi korbannya, seperti asal dari Bandung, Bandung Barat, Purwakarta, Cianjur, dan lainnya.

Mereka memang ada ikatan pekerjaan di sana dan ada dugaan indikasi korbannya juga masih di bawah umur. Tapi kami masih lakukan penyelidikan. Yang jelas, kasus ini menjadi perhatian Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan," katanya di Mapolda Jabar, Kamis (19/2/2026).

Kabid Humas menegaskan, pihaknya selalu berkoordinasi terkait proses penanganan hukum kasus ini. Pasalnya, para korban ini tak bisa menunggu lama untuk diamankan di Polres Sikka, maka dilakukan kerjasama dengan LSM untuk perlindungan mereka di Sikka.

"Kami lakukan rapat-rapat antara Polda Jabar dengan Pemerintah Provinsi Jabar perihal strategi pemulangannya. Memang ada agenda atau rencana dari pak KDM di mana 20 Februari 2026 tepat setahun dia memimpin Jabar, sehingga ada upaya melindungi masyarakat dengan membawanya pulang ke Jabar tanpa mengganggu proses penyidikan di sana," katanya

Hendra menegaskan, jajaran Polda Jabar sampai saat ini masih melakukan proses persiapan keberangkatan ke sana.

"Pastinya bukan sekedar menjemput lalu pulang. Tapi, ada ikatan pekerjaan yang harus diselesaikan serta edukasi dan imbauan ke warga bahwa harus benar-benar memilah soal pekerjaan ini. Kasus ini kan diawali dari adanya iming-iming gaji besar antara Rp 8-10 juta. Tapi, transportasi dan akomodasi mereka di sana oleh para pemilik karaoke harus diperhitungkan pula, karena para karyawan ini diberikan target dan banyak yang tak memenuhi target itu, yang akhirnya banyak pola, semisal denda atau hukuman untuk mengikat para karyawan. Jadi, ketidaknyamanan itu berubah menjadi pengekangan pekerjaan, bahkan sampai ada ancaman fisik dan siksaan ke mereka," ujarnya.

(Red/AR)

Sambut Ramadan, Sekda Ajak ASN Perkuat Ibadah dan Pelayanan Publik


Cikarang Pusat - Analisa Rakyat News -

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menyambut Ramadan dengan kesiapan lahir dan batin baik sebagai pribadi maupun sebagai aparatur pemerintah.

Hal ini disampaikannya saat memimpin Upacara Pengibaran Bendera di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu, (18/02/2026). Meski rintik hujan tipis mengguyur, namun barisan pegawai tetap berdiri tegap mengikuti seluruh rangkaian dengan penuh khidmat.

Sekda Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyampaikan Ramadan sebagai bulan penuh berkah merupakan momentum dalam peningkatan kualitas ibadah, pengendalian diri sekaligus kualitas akhlak dan etos kerja.

“Saya mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menyambut Ramadan dengan kesiapan lahir dan batin, baik sebagai pribadi maupun sebagai aparatur pemerintah,” ujarnya.

Endin menambahkan sebagai ASN, tidak hanya dituntut untuk peningkatan ibadah personal. Tetapi juga harus sejalan dengan peningkatan kualitas pengabdian maupun pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.

“Nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran, kedisiplinan, empati, kesederhanaan, dan kepedulian sosial harus tercermin dalam cara kita bekerja dan melayani,” ungkapnya.

Lebih lanjut Endin menjelaskan menjelang bulan Ramadan, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menetapkan penyesuaian jam kerja bagi perangkat daerah. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Bekasi Nomor 800.1.6.2/SE-24/BKPSDM/2026 tentang Penetapan Jam Kerja ASN selama Ramadan 1447 H/2026 M.

Dalam aturan tersebut, perangkat daerah dengan 5 hari kerja masuk pada pukul 07.30 - 14.30 WIB untuk hari Senin hingga Kamis dan 07.30 - 15.00 WIB pada hari Jumat.

Sementara bagi perangkat daerah dengan 6 hari kerja masuk pada pukul 07.30 - 14.00 WIB pada hari Senin sampai Jumat. Kemudian bagi perangkat daerah yang masuk pada hari Sabtu, jam kerja ditetapkan mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB. Adapun untuk waktu istirahat menyesuaikan ketentuan yang berlaku.

Sekda Kabupaten Bekasi menegaskan penyesuaian jam kerja bertujuan untuk memberi ruang bagi pegawai dalam menjalankan ibadah tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Penyesuaian ini dimaksudkan untuk memberi ruang bagi pegawai dalam menjalankan ibadah, namun tidak boleh menurunkan kinerja dan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

(Red/AR)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done