AR NEWS

Selasa, 26 Mei 2026

Ketua LPM Ciketing Udik Salim Samsudin Menyerahkan Langsung Tropi Turnamen Bulutangkis U-40



Kota Bekasi - Analisa Rakyat News -

Setelah melalui tahapan pertandinyan partai penyisihan hingga final, Turnamem Bulutangkis U-40 LPM Ciketingudik Cup akhirmya rampung digelar. Sesi pamungkas even olahraga ini ditandai dengan dua pertandingan final yang dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan untuk para juara, Sabtu (23/5) malam, di GOR RW 09 Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Turnamen Bulutangkis LPM Ciketingudik Cup 2026 diikuti para peserta dari kalangan usia 40 atau lebih. Ajang olahraga ini diikuti 40 peserta beregu atau ganda.
Meski tidak berusia muda lagi, para peserta tetap menunjukkan semangat tinggi untuk menyelesaikan pertandingan. 

Satu tujuan mereka, yakni meraih juara dan mengangkat tropi kemenangan yang membanggakan.
Nampak hadir dalam prosesi penutupan turnamen bulutangkis ini, antara lain Ketua LPM Ciketing udik Salim Samsudin bersama Adim Sanjaya selaku Koordinator Bidang Pemuda dan Olahraga LPM Ciketing udik.

Juga terlihat segenap Ketua BKM Ciketingudik Nawawi dan segenap tokoh masyarakat yang antusias menyaksikan pertandingan final yang menegangkan.
Para peserta yang berhasil meraih gelar juara berhak mendapatkan tropi, medali dan uang pembinaan dari LPM Ciketingudik. Penyerahan penghargaan ini secara langsung diberikan setelah perandingan final kelar dilaksanakan.

Usai menyerahkan penghargaan, Ketua LPM Ciketingudik Salim Samsudin memberikan respon positif terhadap semangat bertanding para peserta. “Usia boleh tua tapi mental tetap juara, dan sekarang saatnya sang legenda angkat tropi kemenangan,” katanya.

Menurut Salim turnamen ini merupakan wadah bagi para penghobi olahraga bulutangkis yang ingin mengasah keterampilan dan kemampuan sambil menjaga kebugaran tubuh. “Karena memang peserta berusia 40 tahun atau lebih, pasti perlu stamina yang cukup untuk menyelesaikan tiap pertandingan, dan ternyata seluruh peserta tetap bisa tampil maksimal sampai akhirnya tiba babak final,” ulasnya.

Pihaknya menjanjikan ajang tunamen ini bakal digelar secara rutin tiap tahun jika mendapat sambutan antusias dari masyarakat. “Selain untuk ajang perebutan prestasi juara atau sekedar menyalurkan hobi, kegiatan seperti ini juga bisa menjadi ajang silaturahmi sesama masyarakat Kelurahan Ciketingudik,” ulasnya menambahkan.

Sementara, Ketua Panitia Karja Widya Permana berharap ajang turnamen ini bisa dilaksanakan secara rutin tiap tahun. “Turnamen bulutangkis untuk kalangan usia 40 tahun ini sudah direncanakan sejak 2023 lalu namun baru terealisasi tahun ini berkat perhatian LPM Ciketingudik.

“Para pemain atau penghobi bulutangkis yang sudah berusia 40 tahun biasanya kesulitan saat ingin mengikuti turnamen karena rata-rata turnamen dikhususkan bagi peserta berusia muda, makanya warga yang sudah berusia 40 tahun cuma jadi penonton,” katanya. 

(Red/fzl)

FKPPI 0907 Bekasi Ikuti Pembinaan Ormas untuk Jaga Kondusivitas Wilayah


Bekasi - Analisa Rakyat News -        

Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI dan Polri (FKPPI) Cabang 0907 Kabupaten Bekasi mengikuti kegiatan pembinaan organisasi kemasyarakatan ormas dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Bekasi.

Acara bertajuk “Kabupaten Bekasi Maju, Bangkit, dan Sejahtera” itu digelar di Aula K.H Noer Ali, lantai 4 Gedung Bupati Bekasi, Selasa 26/5/2026.

Sekretaris Cabang FKPPI 0907 Kabupaten Bekasi, Bambang Yudha Sanjaya, mengatakan kegiatan ini penting sebagai wadah silaturahmi sekaligus penguatan peran ormas dalam mendukung program pemerintah daerah.

“Kami dari FKPPI 0907 siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah. Ormas harus menjadi mitra strategis dalam menciptakan Kabupaten Bekasi yang aman, tertib, dan sejahtera,” ujarnya.

Menurut Bambang Yudha Sanjaya, pembinaan ormas menjadi momentum untuk menyatukan visi dan memperkuat wawasan kebangsaan di tengah dinamika sosial.

FKPPI 0907 berkomitmen aktif mengawal nilai-nilai kebangsaan serta berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan yang mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan pembinaan tersebut dihadiri perwakilan dari berbagai ormas se-Kabupaten Bekasi. Materi yang disampaikan mencakup peran ormas dalam menjaga stabilitas sosial, mekanisme koordinasi dengan pemerintah daerah, serta pentingnya kolaborasi lintas elemen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif.

( Red/Ersya )

Aset Disita Paksa, PT Citra Aryaguna dan Elisabeth Louise Coreta Tak Berkutik Pasca-Putusan Inkrah MA


Jakarta - Analisa Rakyat News -

Upaya menghindar dari kewajiban hukum akhirnya kandas. Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan secara resmi mengeluarkan penetapan sita eksekusi terhadap aset milik PT Citra Aryaguna (Termohon Eksekusi I) dan Elisabeth Louise Coreta, SE (Termohon Eksekusi II). Langkah tegas ini diambil setelah para termohon dinilai tidak menunjukkan itikad baik untuk menjalankan putusan berkekuatan hukum tetap (inkrah) secara sukarela.

Berdasarkan berkas Penetapan Sita Eksekusi Nomor: 75/Pen.Eks/SITA/2025/PN.Jkt.Sel, Ketua PN Jakarta Selatan memerintahkan Panitera untuk melakukan sita/blokir terhadap rekening Bank Mandiri atas nama PT Citra Aryaguna dengan nomor rekening 1220072588885. Tidak hanya rekening korporasi, sebidang tanah dan bangunan (rumah) milik Elisabeth Louise Coreta yang terletak di Jalan Bangka X Nomor 43, Pela Mampang, Jakarta Selatan, juga turut disita paksa oleh pengadilan.

Eksekusi riil ini merupakan buntut dari kemenangan telak Karmila Karmaya (Pemohon Eksekusi) di tingkat Kasasi melalui Putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor: 825 K/Pdt/2025. Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim menyatakan bahwa para Termohon Eksekusi telah melakukan perbuatan wanprestasi dan dihukum untuk membayar ganti rugi materiil senilai ratusan juta rupiah ditambah akumulasi mata uang asing yang mencapai miliaran rupiah kepada Karmila Karmaya.

Pihak pengadilan sendiri sebelumnya telah memberikan waktu dan teguran resmi (Aanmaning) pada pertengahan tahun 2025 agar pihak PT Citra Aryaguna dan Elisabeth Louise Coreta menyelesaikan kewajiban mereka dalam tempo 8 (delapan) hari. Namun, karena tenggat waktu tersebut diabaikan dan tidak ada itikad baik yang ditunjukkan, pengadilan akhirnya mengambil tindakan hukum represif demi menegakkan keadilan hukum bagi pemohon.

"Mengabulkan permohonan Sita Eksekusi/Blokir dari Pemohon Eksekusi tersebut... Memerintahkan kepada Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk melakukan sita eksekusi," bunyi diktum penetapan yang ditandatangani oleh Ketua PN Jakarta Selatan.

Menanggapi tindakan represif pengadilan tersebut, Iskandar Halim Munthe, SH., MH., selaku Kuasa Hukum dari Karmila Karmaya, memberikan pernyataan keras melalui rekaman suara resmi. Ia menegaskan bahwa penyitaan paksa ini adalah bukti nyata bahwa tidak ada satu pihak pun yang bisa berdiri di atas hukum, terlebih setelah adanya putusan tertinggi dari Mahkamah Agung.

Dalam statementnya, Iskandar Halim Munthe menyampaikan pesan menohok agar pihak termohon segera menghentikan segala bentuk manuver atau upaya mengulur-ulur waktu yang tidak menghormati institusi peradilan. Seluruh aset yang menjadi objek sita kini sepenuhnya berada dalam cengkeraman pengadilan dan siap dilelang jika kewajiban miliaran rupiah tersebut tidak kunjung diselesaikan.

Dengan adanya sita eksekusi ini, seluruh ruang gerak aset yang terdaftar dalam objek sita tersebut kini berada di bawah penguasaan pengadilan, sekaligus menjadi preseden runtuhnya upaya pembangkangan hukum terhadap putusan pengadilan tertinggi di Indonesia. 

(Red/rzl)

Dukung Kegiatan Polantas Menyapa: Jasa Raharja Bekali Komunitas Ojol dengan Edukasi Keselamatan dan PPGD


Pontianak - Analisa Rakyat News - 

PT Jasa Raharja mendukung pelaksanaan kegiatan “Polantas Menyapa" yang diselenggarakan Korlantas Polri bersama komunitas ojek online (ojol) di Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (24/5/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas, memperkuat kemitraan dengan komunitas ojol, serta mendorong budaya berkendara yang aman dan tertib di masyarakat.

Kegiatan yang dihadiri Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas
Polri Brigjen Pol. Prianto tersebut turut dihadiri Direktur Operasional PT Jasa Raharja Ariyandi yang didampingi Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto dan Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kalimantan Barat Putu Agus Erick Sastra Wirawan. Rangkaian kegiatan meliputi diskusi bersama komunitas ojol, pemeriksaan kesehatan, serta pelatihan Penanganan Pertama Gawat Darurat (PPGD).

Direktur Operasional PT Jasa Raharja Ariyandi mengatakan bahwa komunitas ojek online merupakan salah satu kelompok pengguna jalan yang memiliki mobilitas tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari. Oleh karena itu, peningkatan pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas menjadi langkah penting dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan.

"Jasa Raharja terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, dan responsif bagi masyarakat. Apabila terjadi kecelakaan lalu lintas, masyarakat dapat menghubungi Contact Center Jasa Raharja maupun kantor wilayah Jasa Raharja terdekat untuk memperoleh informasi dan penanganan lebih lanjut. Dengan dukungan integrasi layanan bersama Kepolisian dan rumah sakit, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan Jasa Raharja setelah kejadian kecelakaan dilaporkan dan korban mendapatkan penanganan medis, sehingga proses pelayanan dapat berlangsung secara cepat dan tepat," ujar Ariyandi.

la menambahkan bahwa sinergi antara Jasa Raharja, Korlantas Polri, dan komunitas
ojol menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan yang
berkelanjutan. Menurutnya, komunitas pengemudi online memiliki potensi besar
untuk menjadi agen perubahan yang dapat menyebarluaskan pesan keselamatan
kepada masyarakat luas.

Sementara itu, Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri Brigjen Pol. Prianto menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi program Polantas Menyapa yang dilaksanakan atas arahan Kakorlantas Polri sebagai bentuk penguatan kemitraan dengan komunitas ojek online di seluruh Indonesia.

"Kami datang ke sini dalam rangka Ojol Nusantara dan pelatihan PPGD bagi driver
ojek online. Kami mendapat perintah langsung dari Bapak Kakorlantas untuk melaksanakan program Polantas Menyapa," ujar Brigjen Pol. Prianto.

Menurutnya, program Polantas Menyapa tidak hanya menjadi sarana silaturahmi
antara Polri dan masyarakat, tetapi juga wadah edukasi mengenai pentingnya
kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi mewujudkan keamanan, keselamatan,
ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas. la menegaskan bahwa komunitas ojol
merupakan mitra strategis Polri yang turut berperan dalam mendukung keamanan
dan ketertiban masyarakat.

Sebagai BUMN yang mendapat amanah memberikan perlindungan dasar kepada
korban kecelakaan lalu lintas dan penumpang angkutan umum, Jasa Raharja secara
konsisten mendukung berbagai program peningkatan keselamatan jalan melalui
edukasi, sosialisasi, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Upaya
tersebut sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, yang diwujudkan melalui pelayanan yang mudah diakses, cepat, tepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan Polantas Menyapa di Pontianak, Jasa Raharja dan Korlantas Polri
berharap komunitas ojek online dapat semakin berperan sebagai komunitas peduli keselamatan, sekaligus menjadi mitra strategis dalam membangun budaya tertib
berlalu lintas guna mewujudkan jalan yang lebih aman dan berkeselamatan bagi
seluruh pengguna jalan.

(Red/fzl)

Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi Layanan untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan Kerja di Jalan Raya



Karawang - Analisa Rakyat News - 

PT Jasa Raharja bersama BPJS Ketenagakerjaan resmi meluncurkan
Integrasi Aplikasi Penjaminan Kecelakaan Kerja dan Kecelakaan Lalu Lintas. Langkah
tersebut menjadi bagian dari penguatan pelayanan bagi pekerja yang mengalami
kecelakaan lalu lintas dalam hubungan kerja.

Peluncuran integrasi layanan tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT
Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama Direktur Utama BPJS!Ketenagakerjaan Saiful Hidayat, disaksikan Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien, S.S.,M.PH., AAK., di RS Primaya Karawang, Senin (25/5/2026). 

Integrasi aplikasi ini menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan publik yang
dilakukan Jasa Raharja untuk menghadirkan proses penjaminan yang lebih cepat,
terkoordinasi, dan memberikan kepastian pelayanan bagi masyarakat. 

Melalui aplikasi yang saling terhubung, proses Coordination of Benefit (CoB) atau koordinasi
penjaminan antara Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga mempercepat pelayanan kepada korban dan mempermudah proses administrasi di fasilitas kesehatan.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa kolaborasi
tersebut merupakan wujud nyata integrasi perlindungan negara bagi masyarakat melalui sinergi dua lembaga yang sama-sama mendapat amanat untuk memberikan
perlindungan dasar kepada masyarakat.

"Kolaborasi antara PT Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan bentuk
integrasi perlindungan negara yang bertujuan menghadirkan layanan yang lebih cepat, tepat, presisi, dan akurat bagi masyarakat,khususnya pekerja yang mengalami kecelakaan lalu lintas dalam hubungan kerja. Integrasi aplikasi ini juga memperkuat ekosistem Aplikasi Jaminan Sosial Nasional melalui layanan yang semakin seamlessbdan terkoordinasi," ujar Awaluddin.

la menambahkan bahwa integrasi tersebut akan mendorong efisiensi pelayanan antarinstansi sekaligus mengoptimalkan mekanisme Coordination of Benefit sehingga
proses penjaminan dapat berjalan lebih efektif tanpa tumpang tindih layanan.

"Harapannya, inovasi ini tidak berhenti pada integrasi hari ini saja. Ke depan, kami bersama BPJS Ketenagakerjaan akan terus mengembangkan berbagai inovasi layanan untuk memastikan perlindungan dasar bagi masyarakat dan pekerja Indonesia semakin mudah diakses, cepat, dan memberikan manfaat yang nyata," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menegaskan
bahwa perlindungan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya mencakup risiko saat pekerja menjalankan aktivitas di tempat kerja, tetapi juga melindungi pekerja dalam perjalanan berangkat kerja maupun perjalanan pulang ke rumah.

"Integrasi ini menjadi langkah penting karena tentunya kami ingin memastikan bagaimana para pekerja kami terlindungi secara seamless lewat kemudahan pertukaran informasi dan data antara BPJS Ketenagakerjaan dan jasa raharja. Dengan demikian Coordination of Benefit dapat kita koordinasikan jauh lebih baik. Ini bukti negara hadir memberikan perlindungan terbaik bagi para pekerja indonesia," ujar Saiful.

BPJS Ketenagakerjaan mencatat kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyumbang terbesar kasus kecelakaan kerja di Indonesia. Sepanjang tahun 2025 dari sekitar 318 ribu kasus kecelakaan kerja yang tercatat, sekitar 28 persen atau lebih dari 87 ribu kasus terjadi di lalu lintas. Sebagian besar kasus tersebut terjadi dalam perjalanan berangkat kerja, perjalanan pulang kerja, maupun aktivitas pekerjaan yang menggunakan sarana transportasi.

Sejalan dengan hal tersebut, Anggota Dewan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (DJSN), Muttaqien yang juga hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi sinergi antara kedua institusi dalam menghadirkan layanan lebih baik dan efisien.

"Kami sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja dengan terbangunnya integrasi sistem antara kedua lembaga ini. Aplikasi ini tentu kami harapkan berjalan lebih baik dan memastikan semua layanan tercipta dengan lebih baik dan lebih efisien kedepannya,"ujar Muttaqien.

Kondisi tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pekerja menunjukkan
pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan perlindungan yang lebih komprehensif, baik melalui pelayanan pascakecelakaan maupun upaya promotif dan preventif untuk menekan risiko kecelakaan di jalan raya.

Melalui integrasi aplikasi ini, kedua lembaga juga memperkuat integrasi data dan koordinasi pelayanan agar proses administrasi penjaminan menjadi lebih efisien, akurat, dan transparan, termasuk memberikan kemudahan bagi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) dalam proses pelayanan kepada peserta.

Kegiatan peluncuran tersebut juga dirangkaikan dengan edukasi dan kampanye safety riding sebagai bagian dari penguatan budaya keselamatan berkendara dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, mengingat kecelakaan di jalan raya masih menjadi salah satu risiko utama yang dihadapi pekerja Indonesia.

Menurut Awaluddin, upaya peningkatan keselamatan transportasi bagi pekerja tidak
dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan kolaborasi berbagai
pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, kepolisian, dunia usaha, fasilitas kesehatan, dan masyarakat.

Karena itu, selain memperkuat layanan
pascakecelakaan, Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan juga berkomitmen memperluas program edukasi keselamatan berkendara sebagai bagian dari upaya
menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya.

Ke depan, Jasa Raharja bersama BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus
memperkuat inovasi layanan, transformasi digital, dan koordinasi antar-lembaga guna
menghadirkan aplikasi perlindungan yang semakin efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pekerja Indonesia.

(Red/fzl)

Sabtu, 23 Mei 2026

Hadiri Rakernis Dokkes Polri 2026, Jasa Raharja Perkuat Sinergi Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Jakarta - Analisa Rakyat News - 

 PT Jasa Raharja menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Dokkes Polri Tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas penanganan korban kecelakaan lalu lintas. Forum tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat sinergi dengan kepolisian, rumah sakit, dan pemangku kepentingan lainnya guna menekan fatalitas korban kecelakaan di Indonesia.

Rakernis Dokkes Polri 2026 membahas berbagai penguatan layanan kesehatan dan
penanganan kedaruratan. Termasuk implementasi pelayanan kesehatan kepolisian, penanganan korban bencana, hingga penguatan kapasitas rumah sakit Bhayangkara di berbagai wilayah.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemaparan mengenai Diagnosis Cedera,
Formularium, dan Kompendium Medis Nasional Jasa Raharja (DC-FKMN-JR)
2025/2026, oleh Ketua Medical Advisory Board, Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto,
Sp.FM.Subsp.E.M(K), S.H,.M.Si.

Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan bahwa penanganan korban kecelakaan lalu lintas membutuhkan kecepatan respons dan koordinasi yang kuat antarinstansi, terutama pada masa golden period yang sangat menentukan keselamatan korban.

"Penanganan korban kecelakaan lalu lintas membutuhkan kolaborasi yang kuat antara kepolisian, rumah sakit, dan Jasa Raharja agar korban memperoleh penanganan cepat sehingga risiko fatalitas dapat ditekan,"ujarnya.

Menurutnya, penguatan layanan kesehatan dan sistem penanganan korban menjadi
bagian penting dalam membangun ekosistem keselamatan lalu lintas yang lebih baik. Karena itu, Jasa Raharja terus memperkuat transformasi digital pelayanan guna mendukung proses penjaminan dan perawatan korban secara lebih cepat dan terintegrasi.

Salah satu inovasi yang terus diperkuat adalah implementasi JR Care yang mendukung proses verifikasi perawatan korban kecelakaan di rumah sakit secara digital dan realtime. 

Sistem tersebut memungkinkan proses penjaminan dilakukanlebih cepat sehingga rumah sakit dapat segera memberikan tindakan medis tanpa terkendala proses administratif.

Selain penguatan sistem pelayanan, Jasa Raharja juga terus mendukung peningkatan kualitas tata laksana penanganan korban kecelakaan lalu lintas bersama rumah sakit mitra. 

Hal tersebut antara lain dilakukan melalui pengembangan Diagnosis Cedera, Formularium, dan Kompendium Medis Nasional Jasa Raharja (DC-FKMN-JR) 2025/2026 yang menjadi kerangka tata laksana kasus korban kecelakaan lalu lintas di rumah sakit mitra Jasa Raharja.

Dewi menyampaikan bahwa upaya menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas tidak hanya dilakukan melalui percepatan penanganan pascakecelakaan, tetapi juga melalui penguatan koordinasi, standar pelayanan medis, serta edukasi keselamatan
kepada masyarakat.

"Karena itu, sinergi lintas sektor harus terus diperkuat agar pelayanan kepada korban semakin cepat, tepat, dan mampu memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat," ungkapnya.

(Red/fzl)

Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri atas Dukungan terhadap Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 dan Operasi Lilin Nataru 2025


Jakarta -  Analisa Rakyat News - 

PT Jasa Raharja menerima penghargaan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia atas partisipasi aktif dan dukungannya dalam keberhasilan penyelenggaraan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis)
Fungsi Lalu Lintas Polri Tahun 2026 yang berlangsung di Auditorium Mutiara STIK-
PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (22/5).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo kepada PT Jasa Raharja pada pembukaan Rakernis Fungsi Lalu Lintas Polri Tahun 2026. 

Apresiasi tersebut diberikan atas kontribusi dan sinergi Jasa Raharja dalam mendukung keberhasilan pengamanan dan pelayanan masyarakat selama Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026.

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan Jasa Raharja di
seluruh Indonesia yang senantiasa hadir memberikan perlindungan dan pelayanan
terbaik kepada masyarakat.

"Penghargaan ini bukan sekadar simbol apresiasi, melainkan pengakuan atas
dedikasi seluruh insan Jasa Raharja yang bekerja tanpa mengenal waktu dalam
mendukung keselamatan masyarakat. Kami menyampaikan penghormatan setinggi-
tingginya kepada Korlantas Polri dan seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia
yang selama ini menjadi mitra strategis Jasa Raharja dalam menghadirkan perlindungan bagi masyarakat," ujar Muhammad Awaluddin.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik tidak dapat dicapai oleh
satu institusi semata, melainkan melalui sinergi lintas sektor yang kuat antara Polri,
kementerian dan lembaga terkait, operator transportasi, rumah sakit, pemerintah
daerah, serta Jasa Raharja.

Sepanjang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Jasa Raharja berperan aktif melalui pemantauan bersama di posko terpadu, percepatan penjaminan korban kecelakaan
lalu lintas, edukasi keselamatan berkendara, serta dukungan data dan layanan yang terintegrasi dengan para pemangku kepentingan.

Berdasarkan data Korlantas Polri, Operasi Ketupat 2026 berhasil mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 5,31 persen atau berkurang 531 kasus dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia turun hingga 30,41 persen atau setara dengan 104 jiwa yang berhasil diselamatkan.

Hal senada disampaikan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus
Suryonugroho. la mengapresiasi peran aktif Jasa Raharja sebagai mitra strategis
Polri yang selama ini konsisten mendukung berbagai operasi kemanusiaan dan
program keselamatan berlalu lintas.

"Kolaborasi antara Korlantas Polri dan Jasa Raharja telah berjalan sangat baik, baik
dalam aspek pencegahan kecelakaan, penanganan korban, maupun pelayanan
kepada masyarakat. Dukungan yang diberikan Jasa Raharja selama Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026 menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta upaya menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya. Kami berharap sinergi ini dapat terus diperkuat untuk mewujudkan keselamatan lalu lintas yang semakin baik di Indonesia," ujar Agus.

Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan menjadi
motivasi bagi seluruh insan Jasa Raharja untuk terus meningkatkan kualitas
pelayanan kepada masyarakat.

"Jasa Raharja terus berkomitmen untuk selalu hadir cepat dan tepat ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Karena itu kami akan terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kecepatan layanan, dan menghadirkan perlindungan yang semakin mudah diakses masyarakat," tambahnya.

Ke depan, Jasa Raharja akan terus hadir dalam berbagai program keselamatan
transportasi nasional melalui pemanfaatan teknologi digital, penguatan kolaborasi
lintas sektor, serta peningkatan kualitas pelayanan yang cepat, tepat, humanis, dan
berorientasi pada keselamatan sesuai dengan semangat melayani sepenuh hati bagi
masyarakat Indonesia.

(Red/fzl)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done