AR NEWS

Senin, 23 Februari 2026

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Dan Ketua LPM Ciketing Udik Meresmikan 2 Hasil Pembangunan LPM Ciketingudik

Kota Bekasi - Analisa Rakyat News -

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan roadshow ke wilayah Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Sabtu (14/2). Kunjungannya ini untuk meresmikan 2 hasil pembangunan yang dilaksanakan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Ciketingudik.

Mengawali kunjungannya, Wali Kota Bekasi meresmikan Joglo atau Pendopo RT 003 RW 08 Ciketingudik yang berada di kawasan perumahan Taman Rahayu Regensi. Kemudian dilanjutkan dengan meresmikan Gedung Sekretariat Bersama RW 03 Ciketingudik.

Nampak hadir dalam rangkaian kegiatan ini, yakni anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDIP, H Anton, Camat Bantargebang Sumpono Brama, Lurah Ciketingudik Usep Sudharma Wijaya, dan Ketua LPM Ciketingudik Salim Samsudin.

Sementara, peresmian 2 hasil pembangunan yang bersumber dari anggaran bantuan fisik kompensasi sampah TPST Bantargebang yang dikelola pihak LPM Ciketingudik ini ditandai dengan penandatanganan prasasti secara bergantian oleh Wali Kota Bekasi dan Ketua LPM Ciketingudik.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bekasi menyampaikan tanggapan positifnya terhadap sinergitas LPM Ciketingudik dalam mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk mewujudkan pelayanan piblik yang prima. Dia berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama menjaga hasil pembangunan yang sudah jadi sehingga bisa awet digunakan secara maksimal.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua LPM Ciketingudik Salim Samsudin menjelaskan pembangunan Pendopo RT 003 RW 08 dan Gedung Sekretariat Bersama RW 03 berdasarkan usulan dari kalangan masyarakat. “Ini juga menjadi inisiatif kami dalam mewujudkan tertib administrasi pelayanan publik yang sesuai dengan harapan seluruh masyarakat,” tegasnya.

“Jadi masyarakat tidak perlu repot lagi untuk mendapatkan pelayanan administrasi yang dibutuhkan, cukup datang ke kantor sekretariat ini. Termasuk untuk menggelar forum pertemuan, masyarakat sudah memiliki wadah atau tempat yang memadai,” papar Salim.

Salim kemudian berharap hasil pembangunan ini mampu mendongkrak kinerja para pengelola lingkungan seperti pengurus RT dan RW juga para kader Posyandu. “Harapan yang utama adalah tercptanya pelayanan maksimal untuk masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, ucapan terima kasih disampaikan Ketua RW 03 Ciketingudik, Ateng Parman, yang sudah merealsasikan usulan masyarakat. “Adanya Gedung Sekretariat Bersama ini menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan pelayanan maksimal menuju zero complaint yang dicanangkan Pak Wali Kota Bekasi,” katanya.

Begitu juga, Ateng optimistis pelayanan kesehatan untuk Balita, anak-anak, dan ibu hamil bisa semakin meningkat dengan adanya pembangunan Gedung Sekretatiat Bersama RW 03 ini.

“Mari kita sama-sama satukan semangat untuk mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, kita jadikan wilayah Ciketing udik menjadi yang terdepan dalam memberikan pelayanan publik yang tertib, yang selaras dengan visi dan misi Ciketing udik Juara,” pungkasnya. 

(Red/slmt)

Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan Ramadan untuk Warga Terdampak Banjir

Cikarang Pusat - Analisa Rakyat News - 

Pemerintah Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya meringankan beban masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadan. 

Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar agar warga tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman di tengah kondisi darurat.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi per 22 Februari 2026 pukul 15.00 WIB, bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi. 

Beberapa desa yang terdampak banjir di antaranya Desa Hurip Jaya, Desa Muarabakti, Desa Kedung Pengawas, dan Desa Buni Bakti, dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 60 sentimeter. Puluhan kepala keluarga terdampak dan belasan hektare lahan pertanian dilaporkan mengalami kerusakan.

Dalam penanganannya, tim gabungan yang terdiri atas BPBD, TNI, Polri, Dinas Sosial, Baznas, PMI, relawan kebencanaan, serta instansi terkait lainnya telah melakukan langkah cepat berupa pendataan, evakuasi warga, pendirian titik pengungsian, hingga distribusi bantuan logistik.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pangan, perlengkapan darurat, serta dukungan logistik lainnya guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini menjadi perhatian khusus pemerintah daerah mengingat masyarakat akan segera memasuki bulan Ramadan.

“Pemerintah daerah bersama unsur relawan berupaya memastikan warga terdampak tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan layak, meskipun berada dalam situasi bencana,” ujarnya. 

Selain penanganan darurat, koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna mempercepat pemulihan wilayah terdampak serta mengantisipasi potensi bencana susulan akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat setempat guna mempercepat proses penanganan dan penyaluran bantuan bagi warga yang membutuhkan.

(Red/AR)

Minggu, 22 Februari 2026

Wali Kota Bekasi Terima Audiensi Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa, Prestasi Internasional Jadi Motivasi Sanggar Lain

Kota Bekasi - Analisa Rakyat News -

Wali Kota Bekasi hari ini menerima audiensi dari Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa di ruang kerja Wali Kota Bekasi. Pertemuan tersebut menjadi momen apresiasi atas keberhasilan sanggar dalam meraih tiga prestasi membanggakan pada ajang final internasional The Asia Students Arts Festival 2026 yang digelar di YTheatre, Hong Kong, pada 1 dan 8 Februari 2026.

Dalam kompetisi tersebut, Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa berhasil mengharumkan nama Indonesia, khususnya Kota Bekasi, dengan torehan prestasi sebagai berikut:

Tim Gantari Gita Khatulistiwa Teens meraih Champion (Juara 1) kategori Folk Dance Group Open Age.

Tim Gantari Gita Khatulistiwa Kids meraih 1st Runner Up (Juara 2) kategori Folk Dance Group Age 10–11 Years Old.

Tim Gantari Gita Ensemble meraih 1st Runner Up kategori Music Ensemble Group Open Age. Ajang final internasional ini diikuti oleh para Top 3 dari setiap kategori hasil babak preliminary regional Asia yang sebelumnya diselenggarakan di China, Hong Kong, Macau, Thailand, Australia, Singapura, Malaysia, Taiwan, Vietnam, dan Indonesia. Dengan persaingan yang ketat dan standar penilaian internasional, capaian tersebut menjadi bukti kualitas pembinaan seni yang dilakukan secara konsisten.

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Bekasi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta, pelatih, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin latihan, serta komitmen dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya bangsa.

“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kota Bekasi. Anak-anak kita mampu tampil percaya diri di panggung internasional dan bersaing dengan negara-negara lain di Asia,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi sanggar-sanggar seni lainnya di Kota Bekasi untuk terus berkembang dan berani menargetkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya berharap prestasi membanggakan ini menjadi penyemangat bagi sanggar-sanggar lain untuk terus meningkatkan kualitas, memperkuat pembinaan, dan mencetak generasi muda yang berprestasi serta membawa nama baik Kota Bekasi di kancah dunia,” tambahnya.

Audiensi ini juga menjadi ruang diskusi terkait penguatan ekosistem seni dan budaya di Kota Bekasi, termasuk dukungan pemerintah dalam bentuk fasilitasi, promosi, hingga kolaborasi lintas sektor. Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus mendorong tumbuhnya ruang-ruang kreatif bagi generasi muda agar bakat dan potensi mereka dapat berkembang secara optimal.

Dengan semangat kolaborasi antara komunitas seni dan pemerintah daerah, diharapkan semakin banyak talenta muda Kota Bekasi yang mampu menorehkan prestasi serta menjadikan seni dan budaya sebagai identitas sekaligus kebanggaan daerah.

(Red/fzl)

Baznas Kabupaten Bekasi Tahun 2026 Targetkan Rp3 Miliar dari Zakat Fitrah dengan 50 Titikl Distribusi


Cikarang Pusat - Analisan Rakyat News -

Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, Aminnulloh memaparkan realisasi pengumpulan zakat fitrah Tahun 2025 mencapai Rp2.097.464.000, dengan sumber penghimpunan berasal dari perangkat dinas (PD), sekolah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta dukungan sektor swasta dan masyarakat umum.

Capaian tersebut, menurutnya, menjadi fondasi kuat untuk meningkatkan target penghimpunan pada Tahun 2026 agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi.

“Tahun lalu kami mengumpulkan Rp2.097.464.000, dan tahun 2026 ini kami menargetkan peningkatan menjadi Rp3.030.000.000,” ungkapnya kepada bekasikab.go.id pada Sabtu (21/02/2026).

Ia menjelaskan bahwa strategi pencapaian target dilakukan dengan memperkuat peran bendahara dinas sebagai UPZ, mengoptimalkan UPZ sekolah, serta memperluas kolaborasi dengan perusahaan dan sektor swasta yang telah menjalin kerja sama. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pengumpulan zakat fitrah sehingga proses penghimpunan dapat berjalan lebih sistematis, transparan, dan akuntabel.

“Pengumpulan di dinas melalui bendahara yang menjadi UPZ, di sekolah melalui UPZ sekolah dan korwil, serta dari swasta dan masyarakat umum,” terangnya.

Selain penguatan jejaring UPZ, Baznas Kabupaten Bekasi juga membuka delapan titik konter layanan di sejumlah lokasi strategis untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah.

Konter layanan tersebut ditempatkan di Aeon Mall Deltamas, Masjid Pemda, BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Cibitung, sejumlah perusahaan, perguruan tinggi, serta Mall Pelayanan Publik (MPP) Cikarang yang memiliki tingkat kunjungan masyarakat cukup tinggi.

“Setiap konter dijaga dua petugas dari mahasiswa penerima beasiswa Baznas yang telah kami latih agar pelayanan berjalan profesional,” ujarnya.

Aminnulloh menambahkan bahwa pihaknya juga akan menggelar sosialisasi kepada seluruh UPZ dari dinas, sekolah, yayasan, hingga perusahaan guna menyamakan persepsi terkait mekanisme pengumpulan dan pelaporan zakat fitrah.

“Kami akan mengundang seluruh UPZ untuk sosialisasi agar pengumpulan zakat fitrah tahun ini lebih optimal dan terkoordinasi,” katanya.

Dalam aspek pendistribusian, ia menyebutkan bahwa tahun sebelumnya zakat fitrah telah disalurkan ke 46 titik desa secara bergilir sebagai bentuk pemerataan manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

“Tahun ini kami targetkan minimal 50 titik penyaluran dan memprioritaskan wilayah terdampak banjir di sekitar 14 kecamatan, serta kami imbau masyarakat yang merasa keberatan dengan nominal uang dapat menunaikan zakat dengan beras 2,5 kilogram sesuai fiqh, dan bagi masjid atau lembaga agar segera membentuk UPZ resmi sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 demi pengelolaan zakat yang profesional dan memiliki legalitas yang jelas,” pungkasnya.

(Red/AR)

Sabtu, 21 Februari 2026

Angkat Ekonomi Warga Pesisir, 4.000 Hektare Tambak Muaragembong Siap Direvitalisasi

Subang - Analisa Rakyat News - 

Pemerintah Kabupaten Bekasi menyambut baik program Revitalisasi Tambak Pantura Jawa Barat dari pemerintah pusat yang dinilai akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat pesisir, baik dari sisi peningkatan produksi maupun penyerapan tenaga kerja.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja saat menghadiri Rakor Percepatan Program Revitalisasi Tambak Pantura Jawa Barat bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, pada Jumat (20/2/2026).

dr. Asep Surya Atmaja menyampaikan, Kabupaten Bekasi memiliki potensi tambak yang cukup besar, khususnya di wilayah Kecamatan Muaragembong. Namun, luas lahan tambak yang aktif saat ini mengalami penyusutan dibandingkan kondisi sebelumnya.

Menurutnya, secara historis Kabupaten Bekasi memiliki sekitar 7.000 hektar lahan tambak, namun saat ini yang masih aktif kurang lebih 4.000 hektar. Dari luasan tersebut, sekitar 4.000 hektar inilah yang direncanakan masuk dalam program revitalisasi. 

“Insya Allah dengan adanya dukungan revitalisasi tambak dari Pemerintah Pusat, produktivitas akan meningkat dan peluang kerja juga akan bertambah. Harapannya tentu angka kemiskinan bisa berkurang dan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya di Muaragembong, semakin meningkat,” katanya.

dr. Asep menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan kawasan pesisir secara terpadu. Selain revitalisasi tambak, rencana pembangunan rumah pesisir oleh pemerintah provinsi diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan secara menyeluruh.

Ia berharap program revitalisasi ini dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis perikanan budidaya serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

“Jika kawasan tambaknya tertata dengan baik dan didukung hunian yang layak, maka pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir akan semakin kuat,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Ida Mayani, menjelaskan bahwa dalam rapat tersebut secara khusus dibahas revitalisasi tambak yang berlokasi di Kecamatan Muaragembong sebagai tahap awal pelaksanaan program di Kabupaten Bekasi. 

Ia menyampaikan bahwa selama ini sebagian besar tambak yang dikelola nelayan masih bersifat konvensional dengan sistem tradisional dan penataan lahan yang belum optimal. Melalui program revitalisasi, kawasan tambak akan ditata ulang dengan pendekatan yang lebih modern dan terintegrasi.

Pada tahap pertama, program revitalisasi difokuskan di Kecamatan Muaragembong, sebelum nantinya dikembangkan ke wilayah lain sesuai dengan kesiapan lahan dan perencanaan teknis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Tambak para nelayan selama ini masih menggunakan sistem konvensional. Ke depan akan dilakukan penataan ulang dengan sistem yang lebih modern agar produktivitas meningkat dan perekonomian masyarakat, khususnya nelayan di Muaragembong, dapat berkembang lebih baik,” jelasnya.

(Red/AR)

Sertijab Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Plt Bupati Tekankan Keberlanjutan Sinergi Pemda dengan TNI

Cikarang Pusat - Analisa Rakyat News - 

Penguatan sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bekasi dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mempercepat pembangunan daerah. Kolaborasi lintas sektor tersebut diperlukan untuk memastikan program pembangunan berjalan optimal serta keamanan wilayah tetap kondusif.

Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, saat menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Kodim (Dandim) 0509/Kabupaten Bekasi dari Letkol Arh Sabdho Aji Wibowo kepada Letkol Inf Michael Ronald Simbolon, yang berlangsung di Aula Babinsa Makodim 0509/Kabupaten Bekasi, Jumat (20/2/2026).

Plt Bupati Bekasi menegaskan bahwa kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah selama ini telah berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami merasakan betul bagaimana sinergi yang terbangun selama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Letkol Arh Sabdho Aji Wibowo atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat sebagai Dandim 0509/Kabupaten Bekasi.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi, saya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah kita bangun bersama. Banyak program yang kita jalankan, mulai dari Koperasi Merah Putih, pembangunan jalan dan jembatan, hingga kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan sejumlah program tersebut menjadi fondasi penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat ketahanan wilayah.

“Beliau telah meninggalkan legacy yang baik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Ini menjadi catatan positif sekaligus pijakan untuk melanjutkan kerja-kerja kolaboratif ke depan,” tambahnya.

Kepada Dandim yang baru, Letkol Inf Michael Ronald Simbolon, Plt Bupati menyampaikan harapan agar sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan, baik dalam aspek pembangunan maupun penguatan keamanan wilayah.

“Saya ucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Kabupaten Bekasi. Kami berharap kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat terus diperkuat, karena keamanan dan pembangunan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa stabilitas wilayah menjadi prasyarat utama dalam menciptakan iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita membutuhkan wilayah yang aman dan kondusif agar pembangunan berjalan optimal. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh unsur Forkopimda harus terus kita jaga,” ujarnya.

dr. Asep memastikan Pemerintah Kabupaten Bekasi akan selalu membuka ruang kerja sama yang konstruktif dengan jajaran TNI.

“Kami membuka tangan untuk terus bekerja bersama, merumuskan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, demi mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

(Red/Ersya)

Jumat, 20 Februari 2026

Tradisi Meugang, Baznas Kabupaten Bekasi Salurkan 8 Ekor Sapi untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Cikarang Pusat - Analisa Rakyat News - 

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan delapan ekor sapi untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian tradisi Meugang menjelang Ramadhan 1447 Hijriyah.

Ketua Baznas Kabupaten Bekasi H. Aminullah menyampaikan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar bantuan pangan, melainkan wujud kehadiran dan empati bagi masyarakat yang tengah bangkit dari bencana.

“Kami hadir untuk membersamai masyarakat Aceh Tamiang agar tetap semangat menyambut Ramadhan, meski di tengah situasi pascabencana,” ujar H. Aminullah pada Kamis (19/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa bantuan sapi meugang tersebut ditujukan agar masyarakat tetap dapat menjalankan tradisi menyantap daging bersama keluarga sebelum memasuki bulan suci, sebagaimana kebiasaan turun-temurun masyarakat Aceh.

Menurutnya, Meugang memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar penyembelihan hewan atau makan bersama, karena di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, solidaritas, serta penguatan spiritual menjelang Ramadhan.

“Meugang bukan sekadar menyembelih sapi atau makan bersama, tetapi memiliki nilai spiritualitas dan emosional yang mendalam bagi rakyat Aceh,” tegasnya.

Aminullah menambahkan bahwa proses penyaluran bantuan telah dikoordinasikan secara intensif dengan Baitul Mal Kabupaten Aceh Tamiang agar distribusi daging tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan bantuan lainnya.

Ia menyebut koordinasi tersebut penting untuk memastikan para dhuafa dan penyintas banjir benar-benar menerima manfaat, termasuk menyesuaikan dengan bantuan dari pemerintah pusat maupun Baznas RI.

“Kami memastikan bantuan ini terdistribusi secara adil dan terdata dengan baik sehingga tidak terjadi duplikasi, serta benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kabupaten Aceh Tamiang, M. Nurdin, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Baznas Kabupaten Bekasi yang telah membantu masyarakat Aceh Tamiang menjaga tradisi Meugang di tengah kondisi pemulihan pascabencana.

“Alhamdulillah, Kabupaten Aceh Tamiang mendapatkan delapan ekor sapi untuk Meugang dari Baznas Kabupaten Bekasi, ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujar Nurdin.

Ia menjelaskan bahwa tradisi Meugang merupakan warisan budaya masyarakat Aceh yang dirayakan tiga kali dalam setahun, yakni menjelang Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, sebagai wujud rasa syukur sekaligus mempererat tali kebersamaan.

Menurutnya, dalam situasi pascabanjir, kehadiran bantuan tersebut bukan hanya membantu secara materi, tetapi juga menguatkan semangat masyarakat untuk kembali bangkit dan menatap masa depan dengan optimisme.

“Kami berharap sinergi ini terus terjalin, sehingga nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian antar daerah dapat semakin memperkuat persaudaraan serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

(Red/AR)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done