Bekasi - Analisa Rakyat News -
Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Bekasi dikemas berbeda. Tak hanya diisi kegiatan seremonial, Polres Metro Bekasi bersama Forkopimda menghadirkan Festival Band Pelajar dan Gelar UMKM sebagai ruang ekspresi generasi muda sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Puluhan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Bekasi ambil bagian dalam kegiatan yang digelar di Gedung Juang, Tambun Selatan, Rabu (24/6). Festival tersebut berlangsung meriah dan menjadi magnet bagi masyarakat yang hadir.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Hari ini kami bersama Forkopimda, Dandim, Ketua DPRD, Plt Bupati, Kajari, Dinas Koperasi dan UMKM, Disbudpora, serta stakeholder terkait menggelar festival band pelajar dan gelar UMKM se-Kabupaten Bekasi dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80,"
Menurut Sumarni, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk menggerakkan perekonomian lokal dan memberikan ruang positif bagi generasi muda dalam menyalurkan kreativitas.
"Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, menggerakkan ekonomi, sekaligus menjadi wadah positif bagi para remaja untuk menggali kreativitas dan mempersiapkan diri menuju masa depan yang lebih baik," kata Sumarni.
Ketua Panitia Festival, AKBP Jerico Lavian Chandra, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 23 grup band dari SMA dan SMK se-Kabupaten Bekasi. Selain itu, sebanyak 60 pelaku UMKM turut ambil bagian memamerkan berbagai produk unggulan mulai dari kuliner, kerajinan hingga produk kreatif lainnya.
“Peserta festival band berasal dari 23 SMA dan SMK se-Kabupaten Bekasi, sementara UMKM yang berpartisipasi ada sekitar 60 pelaku usaha,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi itu.
Dukungan terhadap kegiatan itu datang dari berbagai unsur Forkopimda. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Semeru mengapresiasi inisiatif Kapolres Metro Bekasi yang mampu menggandeng berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat.
"Kami mengapresiasi kegiatan yang digagas Ibu Kapolres bersama seluruh pihak yang terlibat. Ini merupakan wujud kepedulian untuk menjadikan Kabupaten Bekasi lebih meriah, maju, sehat, dan menghadirkan suasana yang positif bagi masyarakat," ujarnya.
Hal senada disampaikan Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Arh Sabdho Aji Wibowo. Menurutnya, festival tersebut mampu memperkuat sinergi antarinstansi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
"Apresiasi anak muda dapat tersalurkan melalui seni dan musik, sementara UMKM dapat membantu meningkatkan perekonomian Kabupaten Bekasi," ujarnya.
Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron menilai festival tersebut menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda sekaligus sarana promosi bagi pelaku UMKM di tengah tantangan ekonomi saat ini.
"Kegiatan UMKM dan pentas band ini menjadi wadah yang positif untuk anak-anak muda berkreasi. Di sisi lain, UMKM juga perlu terus diberikan ruang agar mampu eksis dan berkembang," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi Hasan Basri mengaku menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, para pelaku UMKM sangat antusias karena mendapatkan kesempatan memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.
(Red/Ersya)